Warga Kaget, Ada Pemakaman Sesuai SOP Penanganan Corona di Payakumbuh


Sabtu, 04 April 2020 - 21:23:59 WIB
Warga Kaget, Ada Pemakaman Sesuai SOP Penanganan Corona di Payakumbuh Prosesi pemakaman satu orang warga Payakumbuh yang diduga PDP dilakukan sesuai SOP penanganan Corona. Ist

PADANG, HARIANHALUAN.COM -- Sebuah video petugas medis dengan pakaian Alat Pelindung Diri (APD) lengkap dan mobil ambulans beredar melalui pesan WhatsApp di kalangan masyarakat Sumbar, khususnya di Kota Payakumbuh. Dalam video itu, terdengar isak tangis dari sejumlah warga yang tengah menyaksikan prosesi pemakaman pasien yang diduga terjangkit virus Corona.

Dalam video berdurasi 1 menit 20 detik tersebut nampak sejumlah petugas dengan pakaian khusus yang biasa digunakan untuk menangani pasien kasus virus Corona. Seluruh petugas nampak tengah mengeluarkan keranda jenazah dari sebuah mobil ambulans.

Sembari mengangkat keranda jenazah, para petugas pun langsung bergegas menuju pemakaman yang berada disamping salah satu rumah warga. Di area pemakaman tampak pula sejumlah petugas Satpol PP yang berjaga-jaga mengamanan prosesi pemakaman tersebut.

Dari video yang beredar tersebut juga disertakan keterangan singkat yang ditujukan kepada Walikota Payakumbuh, Riza Falepi. Si pembuat pesan menyebutkan bahwa pasien yang meninggal dunia itu berstatus Pasien Dalam Pengawasan (PDP), pasien masuk ke Rumah Sakit Yarsi Ibnu Sina dalam keadaan stroke pada subuh hari.

"Kemudian tim medis melakukan rontgen dan melakukan pemeriksaan laboratorium Conaul dengan SP Paru. Hasilnya tidak mengarah pada Covid-19," tulis pesan tersebut.

Dalam pesan itu juga diinformasikan bahwa setelah itu tim medis melakukan wawancara kepada keluarga pasien. Dalam wawancara itu pun tidak ada yang mengaku dari daerah terjangkit. Kemudian pasien dirujuk ke RS Achmad Moechtar dengan diagnosa stroke Hemoragig.

"Sesampai di UGD RSAM pasien diperiksa ulang dan kelihatan paru-paru penuh cairan. Pihak medis RSAM pun melakukan wawancara kembali kepada keluarga pasien. Di sini barulah mengaku bahwa ada yang baru saja pulang dari daerah terjangkit yakni Jakarta," begitu tulis pesan itu lagi.

Tidak lama dilakukan tindakan medis di RSAM, pasien meninggal dunia dan akan dimakamkan sesuai SOP penangaman pasien Covid-19. Pihak RSAM meminta untuk pengiriman jenazah almarhum diiringi oleh pihak Satpol PP dan kepolisian. 

Sedangkan untuk RS Yarsi Ibnu Sina, diminta untuk mendata semua petugas yang melakukan penanganan medis sebelumnya agar diisolasi, termasuk untuk mensterilkan tempat penerimaan pasien dan di non-aktifkan terlebih dahulu. (*)

Reporter : Milna /  Editor : Milna
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]