Jenazah Korban Virus Corona yang Dikubur tak Tularkan Virus, Ini Penjelasannya


Ahad, 05 April 2020 - 08:05:02 WIB
Jenazah Korban Virus Corona yang Dikubur tak Tularkan Virus, Ini Penjelasannya ilustrasi menguburkan jenazah korban corona.

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM -- Dr. Umi Sjarqiah, Sp. KFR, MKM dari Muhammadiyah Covid-19 Command Center menegaskan, jenazah korban virus corona atau Covid-19 yang telah dilakukan penanganan dengan baik, aman untuk dikuburkan dan tidak akan menularkan virus. Mengapa ini penting? Karena rumor yang memunculkan stigma dan penolakan terkait pemulasaran jenazah Covid-19 sejak meninggal dunia sampai dikuburkan.

Pemulasaran jenazah Covid-19 selalu dilakukan sesuai standar protokol kesehatan oleh pihak-pihak yang berwenang. Pedoman pengurusan jenazah selalu dilakukan dengan menerapkan pedoman-pedoman yang telah diatur dalam Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Nomor 18 Tahun 2020. Selain itu, di rumah sakit juga sudahdilakukan sesuai standar isolasi.

Baca Juga : Demokrat Sebut Moeldoko Harus Out dari Istana!

"Jenazah yang telah dilakukan penanganan dengan baik aman untuk dikuburkan. Sebab, virus hanya hidup di sel hidup dan jenazah yang telah dikubur tidak menularkan virus. Bungkus jenazah menggunakan plastik, kafan, plastik lagi, kantong jenazah, lalu peti," jelasnya. 

Prosedur penanganan jenazah yang serupa juga banyak sekali dilakukan untuk pencegahan penularan berbagai penyakit lain, seperti mikroba yang di dalam cairan tubuh jenazah, yaitu dahak bisa terjadi pada kasus TBC, atau tuberkulosa. “Sekali lagi, jenazah yang sudah dikubur tidak menularkan virus,” tegas dr. Umi yang juga Direktur Utama Rumah Sakit (RS) Jakarta Sukapura itu di Jakarta.

Baca Juga : Pesan AHY ke Kader: Jangan Sampai Miskin Harga Diri!

Dia mengatakan, yang perlu diperhatikan yakni, menghindari cairan tubuh jenazah dari mulut, hidung, mata, anus, kemaluan, maupun luka-luka di kulit, meskipun desinfeksi telah dilakukan. Kemudian petugas pengelola juga harus dilengkapi dengan Alat Pelindung Diri (APD) dan didesinfeksi usai penanganan.
Meminimalkan kontak jenazah dengan lingkungan, baik kendaraan transportasi yang lain, ruangan dan lain-lain.

Setelah itu, harus segera dikuburkan setidaknya empat jam setelah meninggal. Penyelenggaraan salat jenazah dapat diganti shalat gaib di rumah masing-masing. Adapun takziah dilakukan secara terbatas dengan memperhatikan hal-hal yang terkait dengan penanggulangan Covid-19 atau dilakukan secara daring.

Baca Juga : Begini Reaksi Gibran soal Konflik Asmara Kaesang dan Felicia Tissue

“Karena itu, jangan khawatir dan jangan panik. Apalagi sampai melakukan penolakan untuk pemakaman. Lakukan perlindungan yang benar, lakukan juga APD yang baik," imbaunya. (*)

Editor : Agoes Embun | Sumber : Haluan Media Group
TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Selasa, 09 Maret 2021 - 08:31:33 WIB

    Demokrat Sebut Moeldoko Harus Out dari Istana!

    Demokrat Sebut Moeldoko Harus Out dari Istana! Partai Demokrat meminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) membuktikan ucapannya terkait tidak akan melemahkan partai-partai di luar pemerintahan. Untuk itu, Partai Demokrat mendesak Jokowi untuk mengeluarkan Kepala Kantor Staf Ke.
  • Selasa, 09 Maret 2021 - 08:11:38 WIB

    Pesan AHY ke Kader: Jangan Sampai Miskin Harga Diri!

    Pesan AHY ke Kader: Jangan Sampai Miskin Harga Diri! Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyampaikan pesannya kepada seluruh kader di tengah permasalahan yang melibatkan Kepala Kantor Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko. Dalam pesannya, ia menekankan agar pa.
  • Selasa, 09 Maret 2021 - 07:55:43 WIB

    Begini Reaksi Gibran soal Konflik Asmara Kaesang dan Felicia Tissue

    Begini Reaksi Gibran soal Konflik Asmara Kaesang dan Felicia Tissue Kisah asmara putra bungsu Presiden Joko Widodo atau Jokowi, Kaesang Pangarep tengah menjadi sorotan publik. Hal tersebut setelah percintaannya dengan Felicia Tissue putus dan kini menggandeng pasangan baru, Nadya Arifta..
  • Selasa, 09 Maret 2021 - 07:44:13 WIB

    PNS Ogah Pindah Ibu Kota Baru: Cabut Aja!

    PNS Ogah Pindah Ibu Kota Baru: Cabut Aja! Pemerintah masih berencana untuk memindahkan ibu kota negara (IKN) ke Kalimantan Timur. Sejumlah persiapan sudah dilakukan, termasuk dari sisi jumlah PNS/ASN yang akan dipindahkan..
  • Selasa, 09 Maret 2021 - 07:31:19 WIB

    Nama Cita Citata Terseret Kasus Korupsi Bantuan Sembako Covid-19

    Nama Cita Citata Terseret Kasus Korupsi Bantuan Sembako Covid-19 Nama Cita Citata disebut-sebut dalam sidang kasus korupsi bantuan sosial (bansos) sembako Covid-19 Kemensos dengan terdakwa Harry Van Sidabukke dan Ardian Iskandar Maddanatja..
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]