Sempat Live di Medsos Keluhkan Fasilitas, PDP Corona Hamil 6 Bulan Meninggal


Ahad, 05 April 2020 - 10:34:36 WIB
Sempat Live di Medsos Keluhkan Fasilitas, PDP Corona Hamil 6 Bulan Meninggal ilustrasi corona

MEDAN, HARIANHALUAN.COM -- Wanita, 32 tahun, pasien dalam pengawasan (PDP) corona asal Padang Sidempuan, Sumatera Utara sempat membuat curhatan lewat unggahan dan live streaming di Facebook. Ia sempat meminta Wali Kota Padang Sidempuan, Irsan Effendi Nasution untuk dirujuk ke Medan. Namun wanita yang tengah hamil 6 bulan itu telah meninggal dunia.

Dalam unggahan di akun Facebook-nya, Jumat (3/4/2020), wanita itu juga mengaku khawatir dengan kondisi kandungannya. "Untuk bapak Wali Kota Padang Sidempuan tercinta, Bapak Irsan tolong lah pak kasih kan kesempatan saya dirujuk ke Medan di rumah sakit yang lebih layak lagi, daripada rumah sakit umum kota Padang Sidempuan ini," tulisnya.

Baca Juga : Capres 2024, PDIP Serahkan pada Keputusan Megawati

Ia menambahkan, "Kasian kandungan saya, fasilitas di sini juga kurang memadai, kalau saya tahankan lama-lama di sini yang ada saya cepat-cepat mati konyol. Saya hanya ingin yang terbaik untuk kesehatan dan kandungan saya, sesak saya semakin parah di sini pak. Tolong perbantukan rujukan saya. Terimakasih," pungkasnya.

Beberapa saat setelah mengunggah keluhan itu, dia juga sempat melakukan siaran langsung di Facebook. Hingga saat diakses, Sabtu (4/4) malam, unggahan tersebut telah mendapatkan lebih dari seribu komentar dan 640 kali dibagikan oleh warganet. PDP yang hamil 6 bulan itu kini diketahui meninggal saat dirujuk ke RSUP Haji Adam Malik Medan.

Baca Juga : Tindakan KKB Papua Sangat Keji, Tembaki Guru dan Tenaga Medis Covid-19

“Iya wanita usia 32 tahun,” ujar Kassubag Humas RSUP Haji Adam Malik, Rosario Dorothy Simanjuntak, ketika dikonfirmasi, Sabtu (4/4/2020).

Rosario mengatakan, PDP tersebut berstatus death on arrival atau sudah meninggal dunia di perjalanan saat tiba di RSUP Adam Malik Medan, pada Sabtu (4/4) pukul 10.00 WIB. “Karena begitu sampai, kita cek sudah meninggal. Jadi gak ada perawatan," kata Rosario.

Baca Juga : Innalillahi, Pemilik Radwah Hartini Chairuddin Meninggal Dunia

Ia juga membenarkan bahwa wanita itu saat meninggal sedang hamil dengan usia kandungan 6 bulan. Sementara itu, Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sumatera Utara, dr. Aris Yudhariansyah mengatakan, sesuai dengan SOP maka jenazah PDP yang bersangkutan dimakamkan di pemakaman di kawasan Simalingkar B. "SOP-nya demikian. Ya karena PDP lah dimakamkan di situ," ucapnya dr. Aris Yudhariansyah.

Sempat Live di Medsos Keluhkan Fasilitas, PDP Corona Hamil 6 Bulan Meninggal

Baca Juga : Pemerintah Perlu Pertimbangkan Kembali Penggabungan Kemendikbud dan Ristek

MEDAN, HARIANHALUAN.COM -- Wanita, 32 tahun, pasien dalam pengawasan (PDP) corona asal Padang Sidempuan, Sumatera Utara sempat membuat curhatan lewat unggahan dan live streaming di Facebook. Ia sempat meminta Wali Kota Padang Sidempuan, Irsan Effendi Nasution untuk dirujuk ke Medan. Namun wanita yang tengah hamil 6 bulan itu telah meninggal dunia.

Dalam unggahan di akun Facebook-nya, Jumat (3/4/2020), wanita itu juga mengaku khawatir dengan kondisi kandungannya. "Untuk bapak Wali Kota Padang Sidempuan tercinta, Bapak Irsan tolong lah pak kasih kan kesempatan saya dirujuk ke Medan di rumah sakit yang lebih layak lagi, daripada rumah sakit umum kota Padang Sidempuan ini," tulisnya.

Ia menambahkan, "Kasian kandungan saya, fasilitas di sini juga kurang memadai, kalau saya tahankan lama-lama di sini yang ada saya cepat-cepat mati konyol. Saya hanya ingin yang terbaik untuk kesehatan dan kandungan saya, sesak saya semakin parah di sini pak. Tolong perbantukan rujukan saya. Terimakasih," pungkasnya.

Beberapa saat setelah mengunggah keluhan itu, dia juga sempat melakukan siaran langsung di Facebook. Hingga saat diakses, Sabtu (4/4) malam, unggahan tersebut telah mendapatkan lebih dari seribu komentar dan 640 kali dibagikan oleh warganet. PDP yang hamil 6 bulan itu kini diketahui meninggal saat dirujuk ke RSUP Haji Adam Malik Medan.

“Iya wanita usia 32 tahun,” ujar Kassubag Humas RSUP Haji Adam Malik, Rosario Dorothy Simanjuntak, ketika dikonfirmasi, Sabtu (4/4/2020).

Rosario mengatakan, PDP tersebut berstatus death on arrival atau sudah meninggal dunia di perjalanan saat tiba di RSUP Adam Malik Medan, pada Sabtu (4/4) pukul 10.00 WIB. “Karena begitu sampai, kita cek sudah meninggal. Jadi gak ada perawatan," kata Rosario.

Ia juga membenarkan bahwa wanita itu saat meninggal sedang hamil dengan usia kandungan 6 bulan. Sementara itu, Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sumatera Utara, dr. Aris Yudhariansyah mengatakan, sesuai dengan SOP maka jenazah PDP yang bersangkutan dimakamkan di pemakaman di kawasan Simalingkar B. "SOP-nya demikian. Ya karena PDP lah dimakamkan di situ," ucapnya dr. Aris Yudhariansyah. (*)

Editor : Agoes Embun | Sumber : Suara.com
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]