Daerah Ini Jadi Prioritas Sambungan Gratis dari Perumda Air Minum Padang


Ahad, 05 April 2020 - 12:05:20 WIB
Daerah Ini Jadi Prioritas Sambungan Gratis dari Perumda Air Minum Padang Ilustrasi air bersih.

PADANG, HARIANHALUAN.COM -- Meskipun di tengah wabah virus Corona atau Covid-19, Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Kota Padang masih terus menggencar 3.000 sambungan air gratis bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) di Kota Bingkuang.

Dalam pemasangan sambungan air gratis Perumda menyasar seluruh kecamatan di Kota Padang. Namun kali ini dalam pemasangannya perusahaan tersebut memprioritaskan di kawasan utara yang dinilai masih banyak membutuhkan air bersih.

Direktur Utama Perumda Air Minum Kota Padang, Hendra Pebrizal mengatakan, untuk pemasangan sambungan air bersudsidi bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah ini, Perumda menyasar seluruh Kecamatan yang ada di Kota Padang. Namun tahun ini diprioritas di daerah utara.

"Sebetulnya menyasar seluruh Kota Padang, tahun tahun sekarang ini lebih banyak diarahkan ke daerah utara, seperti Koto Tangah dan Nanggalo," ujar Hendra kepada Harianhaluan.com, Minggu (5/4/2020).

Alasan menyasar wilayah itu, menurut Hendra, hal ini terkait dengan pengembangan kota. Namun tidak menutup kemungkinan juga untuk melakukan sambungan air di daerah perkotaan. Intinya tahun ini, kata dia, Perumda menyasar seluruh wilayah Kota Padang.

"Untuk daerah perkotaan kita pasang juga. Namun karena di daerah utara sedang ada pemasangan pipa kapasitas 100 jadi daerah itu kita prioritasnya," ulas Hendra.

Data MBR penerima hibah sambungan air PDAM ini, sebut Hendra, sudah dilakukan sejak akhir tahun lalu dengan skala prioritas. Tahun 2019, tercatat 6.000 sambungan PDAM yang disalurkan bagi MBR. Sedangkan tahun 2020 ada sebanyak 3.000 sambungan.

"Kita berharap program ini bisa segera diverifikasi oleh pemerintah pusat. Kita akan terus upayakan semua keluarga di Kota Padang tersambung air PDAM," harap Hendra.

Terkait adanya keringanan pembayaran bagi pelanggan di tengah merebaknya virus Corona, Hendra mengatakan harapan ke sana pasti ada. Namun kebijakan tentang tersebut perlu dikaji terlebih dulu bersama Walikota Padang sebagai pemilik Perumda.

Sementara untuk pembayaran tagihan secara online, sambung Hendra, hingga saat ini masih berjalan. Namun kecenderungan masyarakat datang membayar secara langsung ke kantor pelayanan PAM masih cukup tinggi. Sehingga memang pembayaran secara online itu masih perlu terus disosialisasikan.

"Ini perlu disosialisasikan terutama dalam kondisi dampak Covid-19 ini. Bagaimana perkembangan keringanan terhadap pelanggan nanti akan kita sampaikan kepada media," tukasnya. (*)

Reporter : Milna | Editor : Milna
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]