Pelaku Pemukulan Kepala Kampung Koto Rawang Ditahan Polsek Lengayang


Ahad, 05 April 2020 - 21:42:55 WIB
Pelaku Pemukulan Kepala Kampung Koto Rawang Ditahan Polsek Lengayang Ilustrasi

PAINAN, HARIANHALUAN.COM - Polsek Lengayang telah menahan pria berinisial E, 55, pelaku pemukulan Kepala Kampung Koto Rawang Nagari (Desa) Lakitan Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Sumatera Barat, Bakhtiar.

Kepala Kepolisian Sektor Lengayang, IPTU Beni Hari Muryanto, mengungkapkan, pelaku langsung ditahan pada Sabtu, 4 April 2020. Bahkan, telah dilakukan pemeriksaan pembuatan Berita Acara Pemeriksaan (BAP).

Baca Juga : Pemasang Spanduk Meninggal Tersengat Listrik di Padang, Evakuasinya Dramatis

"Benar, dia (pelaku) sudah kami tahan. Sudah di sel. Kami tinggal memanggil para saksi dan si korban," ungkapnya pada Haluan melalui telepon di Painan, Minggu 5 April 2020.

Selain pelaku dan saksi, pihak kepolisian juga bakal memintai keterangan dari korban. Akan tetapi, hingga Sabtu, 4 April 2020, lanjutnya, korban belum bisa memberikan keterangan, mengingat kondisinya masih lemas.

Baca Juga : Aparat Korban Pencatut Nama Penerima Bantuan THR Pemnag Gunung Medan Bantah Terlibat

Atas perbuatannya, menurut kapolsek, pelaku bisa dijerat dengan Pasal 351 Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP), dengan ancaman hukuman penjara 2 tahun 8 bulan.

Secara terpisah, Camat Lengayang Zoni Eldo menyesali perbuatan pemukulan terhadap salah seorang kepala kampung di Nagari Lakitan Timur yang sedang menyosialisasikan bahaya covid-19. 

Ia meminta, pelaku dapat diproses sesuai dengan hukum dan ketentuan yang berlaku. "Sebab, pemukulan tersebut merupakan murni sebagai tindakkan pidana," terangnya.

Padahal, ulasnya, korban tengah menjalankan tugas negara, menyosialisasikan bahaya, sesuai Peraturan Pemerintah nomor 21 tahun 2020 tentang Pemnatasan Sosial Berskala Besar dan surat nomor 130/574/KSB-Pol/IV/2020. 

Salah satu poin dari surat itu, bupati meminta camat berserta Forum Komunikasi Kecamatan (Forkompimca) dan wali nagari mengajak warga agar tidak ke luar rumah, jika tidak ada keperluan penting.

"Ini gunanya untuk memutus mata rantai penyebaran corona, sehingga penyebarannya di daerah ini dapat dikendalikan," terang dia. 

Karena itu, ia mengimbau seluruh masyarakat di Kecamatan Lengayang untuk dapat memahami dan mengikuti seluruh protokol penanganan dan penanggulangan pandemik covid-19. 

Seperti diberitakan Haluan sebelumnya, Kepala Kampung Koto Rawang, Bakhtiar dipukuli seorang warga setempat berinisial E, 55 tahun, usai melakukan sosialisasi bahaya covid-19 di salah satu warung.

Ketika sosialisasi di warung itu, terdapat sejumlah remaja yang tengah asyik main domino (gaplek). Ia menegur sekelompok, agar mengakhiri permainannya dan diminta dan mengimbau agar tidak ke luar rumah. 

Usai dari warung tersebut, ia beranjak ke warung lain. Tak berselang berapa lama, istri pemilik warung pertama mendatanginya dan meluapkan kekesalannya pada Bakhtiar.

Selanjutnya, istri pemilik warung pertama tadi pergi menemui mamak (paman) para remaja yang dinasehati Bakhtiar di warung pertama tadi, sehingga terjadilah pemukulan. (*)

Reporter : Efrizal | Editor : NOVA
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]