BNPB Akui Data Pasien Positif Covid-19 Tak Singkron


Senin, 06 April 2020 - 08:53:28 WIB
BNPB Akui Data Pasien Positif Covid-19 Tak Singkron Jubir Penanganan Covid-19 Acmad Yurianto dan Kepala Pusat Data BNPB Agus Wibowo

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Kepala Pusat Data dan Informasi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Agus Wibowo mengakui ada ketidaksingkronan data pasien positif Covid-19 yang disampaikan pemerintah dengan kenyataan di lapangan.

Karenanya, pada saat bersamaan BNPB juga berupaya mengumpulkan data pembanding pasien Corona di daerah dari berbagai sumber, termasuk dari jejaring BNPB, BPBD di daerah, dan TNI-Polri.

"Memang betul, saya juga tidak tahu kenapa (data pasien Covid-19) tidak singkron. Tapi kita punya data dua-duanya," kata Agus Wibowo melalui diskusi virtual yang ditayangkan di kanal Youtube Energy Academy Indonesia pada Minggu, 5 April 2020.

Dua data yang dimaksud Agus, adalah satu data pasien dari Kementerian Kesehatan yang merupakan data pemerintah dalam penanganan Covid-19. Satu lagi data yang dikumpulkan BNPB melalui jejaringnya di daerah-daerah.

"Tapi, (data) yang dipublikasikan hari ini karena juru bicaranya Pak Yuri, apa yang disampaikan Pak Yuri itu yang kami publikasikan," ujar Agus.

Agus menegaskan alasan BNPB ikut mengumpulkan data pasien Covid-19 di lapangan karena ada keterbatasan akses data dari Kemenkes. BNPB menerjunkan BPBD, dibantu TNI-Polri untuk meng-input data pasien di seluruh Indonesia.

"Kita dapat feeding data dari Kemkes memang terbatas datanya, belum bisa menghasilkan data yang lengkap, yang terbuka, itu memang salah satu kendala saat ini," paparnya.

Disamping itu, kerancuan data terjadi karena masih banyak masyarakat yang tertutup dengan informasi pasien positif Covid-19. Menurutnya, banyak masyarakat memilih diam karena takut di-bully ketika mengakui dirinya atau salah satu anggota keluarganya positif Covid-19.

"Ini masyarakat perlu diedukasi, orang yang kena Covid-19 itu bukan hal yang jelek, terhina, jadi bukan masalah. Kalau perlu diumumkan, dicari siapa yang dekat orang ini, segera lapor rumah sakit agar diberi tindakan medis, isolasi mandiri," ungkapnya.

Agus menambahkan BNPB saat ini membangun aplikasi 'Lawan COVID-19' untuk menampung data pasien Covid-19 di seluruh Indonesia. Harapannya, melalui aplikasi ini, dapat menghasilkan data pasien Covid-19 yang akurat sesuai kenyataan di lapangan. (*)

 

 Sumber : vivanews.com /  Editor : Heldi

Akses harianhaluan.com Via Mobile harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Selasa, 12 Mei 2020 - 18:24:04 WIB

    Jangan Kaget! BNPB Sebut Kasus Covid-19 Naik Banyak Minggu Depan

    Jangan Kaget! BNPB Sebut Kasus Covid-19 Naik Banyak Minggu Depan Pelaksana tugas Deputi II Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Dody Ruswandi meminta masyarakat tidak kaget menghadapi kemungkinan kasus positif virus corona (Covid-19) mengalami kenaikan yang banyak pada pekan depan..
  • Jumat, 17 April 2020 - 14:50:17 WIB

    Waspada! Ada Penipuan Bermodus Bantuan Corona BNPB

    Waspada! Ada Penipuan Bermodus Bantuan Corona BNPB JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Agus Wibowo, mengajak masyarakat mewaspadai penipuan atas nama pihaknya atau Gugus Tugas dengan modus membantu penanganan Covid-19..
  • Kamis, 02 April 2020 - 21:49:10 WIB

    Kepala BNPB Ungkap Kelemahan Indonesia Hadapi Virus Corona

    Kepala BNPB Ungkap Kelemahan Indonesia Hadapi Virus Corona JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Letnan Jenderal Doni Monardo mengatakan kelemahan Indonesia dalam menghadapi penyebaran virus corona adalah tidak memiliki alat untuk melakukan peme.
  • Sabtu, 14 Maret 2020 - 19:17:49 WIB

    Selain Pandemi, BNPB Tetapkan Corona Bencana Nasional Non Alam

    Selain Pandemi, BNPB Tetapkan Corona Bencana Nasional Non Alam JAKARTA, HARIANHALUAN.COM -- Badan Kesehatan Dunia atau WHO telah menyatakan virus corona Covid-19 sebagai pandemi. Menindaklanjuti hal ini, pemerintah juga menyatakan masalah virus corona sudah menjadi bencana nasional non a.
  • Sabtu, 04 Januari 2020 - 11:21:44 WIB

    BNPB Surati Seluruh Kepala Daerah, Ada Bahaya Banjir?

    BNPB Surati Seluruh Kepala Daerah, Ada Bahaya Banjir? JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo mengatakan setiap daerah perlu meningkatkan upaya kesiap-siagaan terhadap musim hujan, mengingat hingga Februari diperkirakan akan t.
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]