23 Batang Kayu Hasil Ilegal Logging Diamankan Polisi di Pasaman


Senin, 06 April 2020 - 15:10:57 WIB
23 Batang Kayu Hasil Ilegal Logging Diamankan Polisi di Pasaman Batang kayu diduga hasil ilegal logging diamankan Polres Pasaman.

PASAMAN, HARIANHALUAN.COM -- Jajaran Kepolisian Resort Pasaman, Sumatra Barat berhasil menangkap dua unit truk bermuatan kayu diduga hasil pembalakan liar pada Minggu (5/4/2020). Truk tersebut ditangkap saat melintas di ruas jalan provinsi, tepatnya di kawasan Kuburan Duo Jorong Murni, Kecamatan Panti sekitar pukul 00.30 WIB. 

"Setelah petugas mendapatkan informasi dari masyarakat tentang dugaan adanya truk bermuatan kayu hasil pembalakan liar yang diangkut dari wilayah Kecamatan Dua Koto," kata Kapolres Pasaman, AKBP Hendri Yahya di Lubuksikaping, Senin (6/4/2020).

Baca Juga : Aksi Senyap, Polisi Sita 310 Kilogram Sabu Senilai Rp400 Miliar di Jawa Barat

Dia mengungkapkan, setelah dilakukan penyetopan terhadap kendaraan yang menjadi target operasi yang dipimpin langsung Kapolres Pasaman itu, pengemudi dua unit truk masing-masing jenis Mitsubishi Colt Diesel Ps 136 warna kuning dengan nopol BM 8534 DI bermuatan kayu log tim sebanyak 12 batang dan Mitsubitshi Cold Diesel BK 1044 YG yang bermuatan 11 batang kayu log tim siap olah tersebut tak bisa menunjukkan legalitas keabsahan dari dokumen barang yang dibawanya itu.

"Akhirnya pengemudi truk beserta mobil dan barang bawaannya disita petugas dan saat ini sudah berada di Mapolres Pasaman untuk dilakukan penyidikan lebih lanjut," jelasnya.

Baca Juga : Waduh! Polsek Tapan Amankan 4 Jeriken Tuak Saat Malam Takbiran

Sementara itu, Kepala Satuan Reserse Kriminal polres setempat, AKP Lazwardi menambahkan, pengemudi truk dan kondektur yang ditahan pihaknya masing-masing berinisial Inisial NT (41) asal Desa Ranto Dior Kelurahan Ranto Dior, Kecamatan Deleng Pokhkisen, Kabupaten Aceh Tenggara dan inisial Z alias ZL (35) warga Dusun I Sombahuta Ambalutu Kecamatan Buntu Pane, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara.

"Selanjutnya tersangka berinisial AFM (34), suku Batak dan beralamat di Dusun IX Kelurahan Mekar Sari Kecamatan Buntu Pane Kabupaten Asahan, Sumatera Utara dan tersangka berinisal J J (24), suku Jawa, yang sehari-hari beralamat di Dusun IX Kelurahan Mekar Sari Kecamatan Buntu Pane Kabupaten Asahan, Sumatera Utara," ungkapnya.

Untuk melengkapi bukti lebih lamjut, jelasnya, saat ini pihaknya sedang melakukan koordinasi terkait jenis dan asal kayu serta nilai kerugian negara yang ditimbulkan para tersangka akibat perbuatannya itu. "Kami juga terus melakukan pengembangan guna mengungkap jaringan pelaku pembalakan liar yang dinilai sudah meresahkan warga itu, dan jika ada yang mengetahui atau memiliki informasi tentang adanya dugaan tindakan pidana pencurian kayu agar segera melaporkannya ke pos polisi terdekat," tutupnya. (*)

Reporter : Rully | Editor : Agoes Embun
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]