Niat Memeras, Polisi Gadungan di Solsel Ini Ancam Sebarkan Video Syur Sang Pacar


Senin, 06 April 2020 - 22:05:30 WIB
Niat Memeras, Polisi Gadungan di Solsel Ini Ancam Sebarkan Video Syur Sang Pacar ilustrasi penangkapan

SOLOK SELATAN, HARIANHALUAN.COM -- Seorang lelaki diamankan oleh jajaran Polres Solok Selatan lantaran sudah menipu sang pacar dengan mengancam akan menyebarkan foto dan video syur saat mereka video call. Selain itu, tersangka ini juga mengaku sebagai anggota polisi untuk memuluskan niat jahatnya. 

Kasat Reskrim Polres Solok Selatan (Solsel), Iptu M Arvi membenarkan kejadian tersebut dan tersangka pun sudah diamankan oleh polisi. Dia mengatakan, tersangka dan korban ini memang pasangan kekasih. Namun, tersangka bermaksud hendak memeras korban saja dan tidak berharap adanya hubungan yang serius.

Baca Juga : Siman, Korban Terakhir Longsor Lokasi Tambang Emas Solok Selatan Ditemukan Jelang Magrib

"Tersangka diketahui berinisial M (32), seorang pengangguran serta residivis dan korban ini berinisial RR (29) yang berjualan online. Mereka pertama kali kenal di media sosial Facebook sejak September tahun 2019," katanya saat dihubungi, Senin (6/4/2020).

Saat diperiksa petugas, tersangka mengaku modus kejahatan dengan cara menyamar itu didapatnya di dalam Lapas di daerah Riau. Dari sinilah dia menyamar menjadi polisi dengan pangkat Brigadir. Dia pun menjalin komunikasi intens dengan korban hingga membaut pihak perempuan yakin dan percaya kalau dirinya adalah seorang polisi. 

Baca Juga : Longsor Terjang Beberapa Wilayah di Bayang Pesisir Selatan Usai Diguyur Hujan

"Komunikasi mereka bagus dan pada saat tersangka sudah mengakui dirinya yang sebenarnya pun, keluarga dari sang pacar tetap menerima. Jadi, yang perempuan ini sangat menyukai tersangka dan berharap adanya hubungan yang serius. Tapi, tersangka malah memanfaatkan keadaan korban untuk memerasnya," katanya.

Saat berkomunikasi melalui video call, tersangka malah sering merekam gambar dan video korban, bahkan yang tidak mengenakan pakaian. Setelah mendapatkan foto dan video panas korban, lalu tersangka menjadikan gambar tersebut alat untuk memeras korban. Pada Januari 2020, korban sudah memberikan uang Rp42 juta kepada tersangka. 

"Tersangka ini sudah kami amankan dengan cara dipancing oleh petugas pada Senin (30/3/2020) lalu. Jadi, sebelum ditangkap, tersangka ini sempat meminta dibelikan sepeda motor oleh korban. Penangkapan itu berdasarkan atars laporan korban dan keluarganya yang tak tahan terus-terusan dimintai uang," jelas Iptu M. Arvi.

Selain itu, tersangka ini kemungkinan dijerat Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) karena melakukan pengancaman dan pemerasan melalui media sosial. "Korbannya yang sudah diketahui ada dua orang. Selain disini juga ada di Palembang, yaitu seorang pengacara. Korban telah melapor ke Polda Sumsel dan kerugiannya Rp80 juta," tutupnya. (*)

Editor : Agoes Embun
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]