Main Ponsel Melulu? Awas Sindrom Jari Kelingking Mengintai


Senin, 06 April 2020 - 23:29:39 WIB
Main Ponsel Melulu? Awas Sindrom Jari Kelingking Mengintai Ilustrasi

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Rata-rata orang memainkan ponsel mereka selama lima jam dalam sehari. Ditambah lockdown atau karantina karena COVID-19, wah waktu yang dialokasikan pasti bertambah drastis. Tapi hati-hati mengalami sindrom 'smartphone pinky'.

Dikutip dari Gadgets Now, ada peningkatan jumlah orang yang melaporkan perubahan bentuk pada jari kelingking mereka. Semua terjadi karena jari menopang berat smartphone ditambah dengan durasi pengunaan yang berlebihan. Hal tersebut diungkapkan oleh Dr Sachin Bhonsle, Ahli Bedah Orthopedi, Fortis Hospital Mulund.

Apalagi jika kamu memiliki ponsel dengan layar lebar, ibu jari dan jari lainnya akan mengalami overused karena gerakan berulang. Dengan kata lain, dalam jangka pendek menyebabkan hypermobility dari ruas sekitar jari, ligamen ibu jari secara bertahap mulai tertekan.

"Overused jari-jari dikarenakan tekanan dan gerakan berulang bisa lanjut dapat mengarah kepada osteoarthritis, karena tulang rawan di antara sendi mulai memburuk," ujar Dr Bhonsle.

Nah berikut ini adalah cara untuk menghindari sindrom jari kelingking atau 'Smartphone Pinky Syndrome':

*Hindari penggunaan smartphone yang berlebihan
*Jika ingin berkirim pesan atau gaming menggunakannya, pastikan hanya dalam waktu singkat
*Sediakan waktu istirahat dengan meletakkan smartphone
*Gerakan tangan dan jari untuk peregangan
*Memanfaatkan 'speech' untuk mengetik ketika sudah menggunakan ponsel berlebihan  (*)

 Sumber : detik.com /  Editor : NOVA

Akses harianhaluan.com Via Mobile harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Senin, 03 Februari 2020 - 13:02:19 WIB

    Aktivitas WNI dari China di Natuna, dari Main Kartu Hingga Senam Massal

    Aktivitas WNI dari China di Natuna, dari Main Kartu Hingga Senam Massal NATUNA,HARIANHALUAN.COM- Beragam aktivitas dilakukan ratusan WNI  pasca di dievakuasi dari China dan diobservasi di Natuna, Kepulauan Riau. Mulai dari senam, main kartu, hingga bermain engklek, Senin pagi (3/2/2020).
  • Jumat, 24 Januari 2020 - 15:43:55 WIB

    Suka Bermain Bola? Hati-hati Demensia Mengintai

    Suka Bermain Bola? Hati-hati Demensia Mengintai KESEHATAN, HARIANHALUAN.COM - Gerakan menyundul bola memang sudah biasa dilakukan oleh pemain sepak bola. Apakah sering menyundul bola bisa menyebabkan demensia atau melemahnya daya ingatan?.
  • Selasa, 21 Januari 2020 - 14:47:29 WIB

    Terlalu Bersemangat Main PUBG, Pria Ini Meninggal...

    Terlalu Bersemangat Main PUBG, Pria Ini Meninggal... JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Game online belakangan ini menjamur, baik dalam bentuk mobile maupun PC. Antusiasmenya dirasakan di seluruh penjuru dunia, seperti dialami Harshal Memane (25) di India yang menyukai game PlayerUnkn.
  • Jumat, 27 Desember 2019 - 08:48:16 WIB

    Waspada..! Sabu Jadi Teman Anak Muda Main Game Online

    Waspada..! Sabu Jadi Teman Anak Muda Main Game Online MATARAM, HARIANHALUAN.COM - Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi Nusa Tenggara Barat, Gde Sugianyar Dwi Putra, menyebut narkotika golongan satu jenis sabu-sabu sudah menjadi stimulan atau teman anak muda yang keranjingan .
  • Sabtu, 21 Desember 2019 - 06:20:59 WIB

    Kesehantan Mental Anak Meningkat dengan Bermain di Alam Terbuka

    Kesehantan Mental Anak Meningkat  dengan Bermain di Alam Terbuka JAKARTA,HARIANHALUAN.COM -- Sebuah riset yang dikerjakan peneliti dari Institute of Education University College London (UCL) menemukan bahwa menghabiskan waktu di alam mampu meningkatkan kesehatan mental anak-anak. Bahkan, 7.
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]