DPRD Padang Minta Penimbun Masker Ditindak Tegas


Selasa, 07 April 2020 - 16:07:35 WIB
DPRD Padang Minta Penimbun Masker Ditindak Tegas Anggota DPRD Kota Padang Budi Syahrial

PADANG, HARIANHALUAN.COM - Anggota DPRD Kota Padang Budi Syahrial Selasa (7/4) menilai, instruksi Walikota Padang Mahyeldi Ansharullah yang menegaskan jika warga tidak memakai masker keluar rumah maka kena denda oleh petugas, merupakan sebuah kontroversi.

“Apakah walikota mengetahui, masker di Kota Padang dan Indonesia teramat langka. Jika walikota akan mendenda masyarakat yang tidak memakai masker, maka Pemko Padang harus memastikan ketersediaan masker di pasaran dengan harga normal,” ucapnya.

Ia meminta, aparat kepolisian untuk bertindak tegas kepada oknum-oknum penimbun masker.

”Saya meminta, kepolisian menindak penimbun masker. Selain itu, polisi harus menangkap pemilik toko yang menjual masker di atas harga rata-rata,” ucapnya.

Wakil Ketua DPRD Kota Padang Ilham Maulana menjelaskan, walikota mempunyai hak dalam membuat aturan di Kota Padang. Tetapi aturan yang dibuat harus memiliki payung hukumnya.

”Apakah ada payung hukum, yang memberikan denda kepada masyarakat yang tidak mempunyai masker,” tantangnya.

Ia meminta,,Pemko Padang untuk fokus dalam pengadaan APD dan kebutuhan pokok masyarakat.

“Kami, memiliki APBD yang besar, alokasikan lah untuk pembelian APD dan kebutuhan pokok masyarakat. Stop tender-tender yang dikerjakan pemko dahulu, utamakan masyarakat,” tambahnya.

Selain itu, ia meminta Pemko Padang dalam membagikan bantuan sembako ke masyarakat jangan tembang pilih.

”Atas nama kartu keluarga di Kota Padang berikan bantuan. Bencana ini sudah mendunia, rakyat yang terkena imbasnya,” ucapnya.

Ia mewanti-wanti, lurah yang ada di Kota Padang jangan mementingkan pihak tertentu dalam menyalurkan bantuan sembako.

”Hati-hati Lurah, kami mengawasi anda semua. Jangan gara-gara bantuan timbul masalah baru,” tegasnya.

Dari penelusuran beberapa toko obat dan apotik, ternyata tidak mempunyai stock masker. Jika pun ada, harga rata-rata masker perkotak di jual berkisa Rp400-600 ribu dengan isi 50 pcs.

Anggota DPRD Kota Padang Rustam Efendi, mendukung pemberlakuan denda yang dilakukan Pemko Padang yang kedapatan tidak memakai masker. “Saya sangat setuju aturan yang dibuat Walikota Padang. Dengan memberikan denda, kepada masyarakat yang tidak memakai masker, memaksa masyarakat untuk mawas diri dan menjaga agar tidak terjangkit Covid-19 ini,” ucapnya.

Ia menjelaskan, kelangkaan masker dapat disiasati dengan membuat dan membeli masker yang terbuat dari kain.

”Jujur saja, masker itu langka, dan harus mensiasati dengan memakai masker yang terbuat dari kain. Mungkin beberapa hari lagi, Pemko Padang akan menyediakan masker yang dibuat oleh UMKM Kota Padang,” tambahnya. (h/ade)

Reporter : Ade Budi Kurniati /  Editor : Heldi

Akses harianhaluan.com Via Mobile harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]