Polres Pasaman Kembali Kerahkan Unit Water Canon Semprotkan Desinfektan


Selasa, 07 April 2020 - 16:25:28 WIB
Polres Pasaman Kembali Kerahkan Unit Water Canon Semprotkan Desinfektan Kapolres Pasaman, AKBP Hendri Yahya, tampak turut aktif memberikan imbauan terkait standar protokol kesehatan yang ditetapkan pemerintah di mobil unit watercanon saat memimpin langsung kegiatan penyemprotan di kawasan pusat kota Lubuksikaping, Selasa(07/04). foto dok Humas Polres Pasaman.

PASAMAN, HARIANHALUAN.COM - Jajaran Kepolisian Resor (Polres) Pasaman, Sumatera Barat, kembali mengerahkan unit mobil Watercanon milik Polres setempat, guna melakukan penyemprotan cairan desinfektan pasca dikonfirmasinya warga daerah itu positif terinfeksi wabah covid-19, Selasa ( 07/04).

"Kegiatan dilaksanakan di dua titik lokasi yakni kawasan pusat kota Lubuksikaping dan kawasan Jalan Lintas Sumatera ruas Kecamatan Panti menuju Padang Gelugur," kata Kapolres setempat, AKBP Hendri Yahya, di Lubuksikaping, Selasa (07/04).

Untuk wilayah Kecamatan Simpati yang menjadi daerah asal pasien yang sudah dinyatakan positif mengidap virus corona, lanjutnya, direncanakan dilakukan penyemprotan pada Rabu (08/04/2020), karena pihaknya harus menyiapkan beberapa hal teknis menyangkut unit mobil yang akan dipakai nantinya.

"Kondisi medan di simpati memiliki ruas jalan yang sempit dengan permukiman padat di pinggir jalan, sehingga membutuhkan kesiapan khusus agar tidak mengganggu aktifitas masyarakat setempat," ulasnya.

Ditengah gencarnya kegiatan perang melawan corona yang dilancarkan jajaran Polres Pasaman, sejumlah ungkapan tidak puas justru muncul dari sejumlah kelompok masyarakat terkait lemahnya penanganan oleh pihak pemerintah daerah setempat.

Diungkapkan Ketua Keluarga Abituren Musthafawiyah Pasaman, Mansur Harahap, SH.I, yang meminta Pemerintah Kabupaten Pasaman lebih serius dalam menghadapi pandemi dunia ini,

Salah satunya dengan melakukan imbauan ke Masjid dan Mushalla serta kelompok pengajian lainnya mesti agar tetap menjaga jarak fisik yang aman karena pengurus rumah ibadah bukanlah orang yang paham tentang hal itu.

"Sejauh ini kami baru melihat keaktifan tersebut justru dilakukan oleh pihak kepolisian mulai dari imbauan sampai aksi nyata berupa kegiatan pembagian masker dan cairan hand sanitizer secara gratis kepada masyarakat," sesalnya.

Keresahan serupa juga dirasakan oleh kelompok pelajar dari Ikatan Pelajar Nadhlatul Ulama (IPNU)  yang meminta pemerintah memberikan fasilitas berupa subsidi biaya sambungan internet untuk mereka yang sedang menjalani kegiatan belajar di rumah.

"Banyak diantara pelajar dan mahasiswa yang terpaksa harus numpang atau pergi ke warnet serta mencari titik lokasi sinyal internet karena harus mencari bahan materi ajar dan menjalani perkuliahan secara daring," kata Ketua IPNU Pasaman, Romeo.

 Senada, Ketua Gerakan Pemuda Pasaman (GPP), Aulya Mukhtar, menilai upaya yang dilakukan jajaran Polres Pasaman patut diberi apresiasi dan bisa dijadikan contoh bagi semua pihak.

"Disaat yang lain masih sibuk rapat dan menghitung-hitung berapa plafon anggaran untuk penanganan covid-19, institusi polres justru mampu menjadi pengayom masyarakat sesuai fungsi dan fitrahnya sebagai lembaga negara," tegasnya.

Menurutnya, ada banyak hal yang bisa dilakukan pihak pemerintah daerah jika memang masih memiliki nurani melindungi masyarakatnya, salah satunya dengan membagikan sembako gratis bagi warga terdampak atau hal-hal kecil lainnya berupa pembagian masker dan hand sanitizer bagi masyarakat yang karena pekerjaannya memiliki tingkat risiko  tinggi tertular virus covid-19.

"Jangan sibuk mengurusi kritik dari masyarakat karena semua punya hak untuk itu, mulailah dengan memberi aksi nyata karena itu sudah kewajiban mereka selaku lembaga negara," tutupnya. (*)

 

 

Reporter : Rully /  Editor : Heldi
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]