Curahan Hati Pasien Sembuh Corona: Saya Bangkit Karena Dukungan Orang-orang


Selasa, 07 April 2020 - 19:43:20 WIB
Curahan Hati Pasien Sembuh Corona: Saya Bangkit Karena Dukungan Orang-orang Ira Tri Dewi, pasien asal Batusangkar yang sembuh corona.

TANAH DATAR, HARIANHALUAN.COM -- Rasa syukur yang tak terhingga berkali-kali keluar dari mulut mantan pasien positif virus Corona atau Covid-19, Ira Tri Dewi atas berhasilnya melawan serangan virus yang telah membunuh puluhan ribu orang di dunia saat ini. Ira, begitu sapaan akrabnya yang merupakan salah seorang staf di Sekretariat DPRD Tanah Datar itu mempunyai beberapa poin penting yang patut diketahui semua orang sehingga ia berhasil menjadi orang pertama sembuh dari Covid-19 di Sumatera Barat. 

"Saya menjalani perawatan selama 19 hari di Rumah Sakit Achmat Mukhtar Bukittinggi atas rujukan RSUD Ali Hanafiah Batusangkar, sebelumnya saya memeriksakan diri di Klinik Sakato Pincuran Tujuah Batusangkar. Pertama saya dinyatakan positif di RSAM Bukittinggi, saya sangat shock dan stress, ini berlangung beberapa hari." 

"Kemudian saya bisa bangkit atas dukungan dari banyak orang, dari keluarga, teman-teman sekretariat di DPRD, anggota DPRD, teman-teman SMA, masyarakat lingkungan tempat tinggal saya dan berbagai masyarakat yang bertubi-tubi memberikan doa agar saya kuat, bisa melawan penyakit ini. Itu datang melalui telepon, WhatsApp, sms dan panggilan vidio, selama 19 hari saya dirawat itu selalu ada ucapan datang," ujar Ira kepada harianhaluan.com, Selasa (7/4/2020).

Kemudian, selain itu juga menjalankan pola hidup sehat, berpikiran positif tidak stress, minum vitamin, bejemur di pagi hari, menjalani perawatan, terapi dan sebagainya. "Yang lebih memukul perasaan saya saat anak satu-satunya mengetahui saya dirawat, beruntung anak saya di rumah tidak sendiri, ramai, ada ibu, adik, sepupu dan keluarga lainnya, dia yang berusia 13 tahun itu juga sudah terbiasa saya tinggal jika dinas ke luar daerah," katanya.

Mengenai rasa sakit yang dialami, wanita 40 tahun asli Batusangkar itu menyebutkan, semua gejalah yang dialami sama seperti penyakit umumnya. "Badan panas demam, sama kayak demam biasa, batuk juga seperti biasa, hanya yang beda nyeri sendi, di bagian kaki saya rasakan cukup mengkhawatirkan, bahkan tensi saya karena menahan sakitnya nyeri sendi itu naik jadi 163," katanya.

Ira berpesan kepada semua, bahwa setiap orang harus melawan virus corona itu dengan tubuh sendiri, dengan menjalankan pola hidup sehat, banyak minum air putih dan harus yakin Allah yang mengasih imun sehingga kuat melawannya. Selalu berpikiran positif, jangan paranoid, tidak berlebihan menterjemahkan sociel distcanting karena itu akan terjadi pemicu stress sehingga daya tahan tubuh menurun. 

"Saya juga berharap agar pihak terkait lebih memperhatikan tim Covid 19 terutama di RSAM Bukittinggi yang berjuang bekerja keras melawan virus ini, tim medis di RSUD Ali Hanafia Batusangkar. Terimakasih untuk keluarga besar saya, teman kerja di Sekretariat DPRD, seluruh anggota DPRD Tanah Datar, tim media di Klinik Sakato, RSUD Batusangkar dan RSAM Bukittinggi dan seluruh masyarakat yang telah membantu dan memberi dukungan dan doa untuk kesembuhan saya," ujar Ira. 

Dia dibolehkan pulang pada Senin (6/4/2020) sore kemarin setelah dilakukan swab beberapa kali dan dinyatakan negatif Covid-19. (*)

Reporter : Feri Maulana /  Editor : Agoes Embun

Akses harianhaluan.com Via Mobile harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]