Polres Pasaman Bagikan Masker dan Sembako, Pengendara Opang: Ini Bantuan Pertama yang Kami Terima


Rabu, 08 April 2020 - 10:34:17 WIB
Polres Pasaman Bagikan Masker dan Sembako, Pengendara Opang: Ini Bantuan Pertama yang Kami Terima Kapolres Pasaman, AKBP Hendri Yahya, saat menerima keluhan para pengemudi ojek pangkalan di salah satu posko ojek di Lubuksikaping, didampingi Wakapolres setempat, Kompol A Yani Pasaribu, Rabu (08/04).

PASAMAN, HARIANHALUAN.COM - Setelah menyasar tim dokter Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Lubuksikaping sehari sebelumnya, hari ini Rabu (08/04), jajaran Kepolisian Resor Pasaman kembali melakukan giat pembagian masker serta hand sanitizer gratis serta paket sembako bagi para tukang ojek pangkalan (opang) di Lubuksikaping.

"Salah satu kelompok masyarakat yang terdampak cukup besar secara ekonomi oleh situasi pandemi Covid-19 adalah para masyarakat golongan ekonomi menengah ke bawah dan harus mendapatkan perhatian serius dari semua pihak," kata Kepala Polisi Resor (Kapolres) Pasaman, AKBP Hendri Yahya, di Lubuksikaping.

Menurutnya, melalui gerakan Polisi Peduli Covid-19 yang diluncurkan secara mandiri oleh seluruh institusi Polres Pasaman dan Kepolisian Sektor (Polsek) jajaran, diharapkan mampu memberi semangat kepedulian dan berbagi antar sesama dalam situasi sulit seperti ini.

"Semoga bantuan yang tidak seberapa nilainya itu bisa dijadikan pendorong semangat bagi para komunitas pengemudi ojek pangkalan ini dan bisa menginspirasi seluruh pihak yang memliki kepedulian agar tidak menunda lagi aksi nyata yang bisa dilakukan mulai dari lingkungan sendiri," harapnya.

Sementara itu, salah seorang pengemudi ojek pangkalan simpang DPRD Pasaman, Darmansyah (43), mengaku sangat terharu dengan bantuan yang diterimanya itu.

"Ini bantuan pertama yang kami terima setelah sebulan kami harus berjibaku menghidupi keluarga dalam suasana pembatasan sosial yang memicu penurunan pendapatan," ungkapnya.

Ia menuturkan, jumlah pendapatan bersih yang ia dan pengojek lainnya saat ini hanya berkisar sebesar 20 ribu rupiah atau seperempat penghasilan situasi normal yang bisa mencapai 80 ribu hingga 100 ribu rupiah perhari.

Sementara, lanjutnya, beban ekonomi akibat terjadinya kenaikan harga sejumlah kebutuhan barang pokok dan masih harus menanggung beban kredit motor yang masih ditagih oleh pihak pembiayaan.

"Kami berharap bantuan juga datang dari pemerintah daerah karena sepengatahuan kami, ada hak-hak masyarakat yang harus dipenuhi oleh mereka kepada kami selaku warga negara terdampak corona," pintanya.

Pengemudi ojek lainnya, Alfian (32), mengaku sangat geram dengan lambannya tindakan pihak terkait dalam menangani  kesulitan masyarakat.

"Jangankan sembako seperti yang kami terima dari pak kapolres ini, masker yang notabene kami butuhkan setiap hari untuk pelindung diri saat mencari nafkah pun tidak ada, meskipun sudah ada yang dinyatakan positif terjangkit," sesalnya.

Lebih jauh ia mengungkapkan, sejak diberlakukannya program kerja dan belajar dari rumah, konsumen terbesar mereka saat ini adalah keluarga pasien yang dirawat di rumah sakit atau puskesmas.

"Itu sangat berisiko bagi kami namun menghentikan usaha mencari nafkah sangat tidak mungkin karena covid-19 membunuh dalam 14 hari sementara kelaparan dapat membunuh dalam 7 hari," tegasnya.

Pantauan Harianhaluan.com, dalam kegiatan tersebut sudah dibagikan sebanyak 100 paket sembako, hand sanitizer dan masker tak hanya bagi pengemudi ojek pangkalan tapi juga kepada petugas kebersihan yang bertugas membersihkan jalanan kota Lubuksikaping.

Kegiatan dipimpin langsung Kapolres Pasaman, AKBP Hendri Yahya, didampingi Wakapolres setempat, Kompol A Yani Pasaribu, KBO Satuan Bimmas, Iptu Rajiman, gabungan anggota polisi berbagai satuan dan korps Polisi Wanita (Polwan).(*)

Reporter : Rully Firmansyah /  Editor : NOVA

Akses harianhaluan.com Via Mobile harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]