Salut! Penjahit Kebaya Buat APD untuk Disumbangkan ke Tenaga Medis


Rabu, 08 April 2020 - 14:25:23 WIB
Salut! Penjahit Kebaya Buat APD untuk Disumbangkan ke Tenaga Medis Ivan (Brexele) sedang membuat APD tenaga medis/Foto: Andhika Dwi

KEDIRI, HARIANHALUAN.COM -- Seorang penjahit gaun pesta dan kebaya di Kediri merasa prihatin dengan terbatasnya APD tenaga medis di tengah pandemi Corona. Akhirnya ia membuat APD dan disumbangkan ke tenaga medis.

Penjahit itu Ivan (Brexele), warga Jalan Rinjani, Kelurahan Campur Rejo, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri. Bersama sang istri ia membuat APD dari bahan sponge, setelah mendapat rekomendasi dari Dinas Kesehatan Kota Kediri.

"Saya merasa prihatin melihat situasi sekarang, ini musibah tidak bisa diukur. Kita harus saling bekerja sama satu sama lain. Cuma ini bisa saya lakukan. Saya juga telah koordinasi dengan Dinas Kesehatan, kain sponge baik kualitasnya untuk bahan membuat APD," ucap Ivan, dikutip dari detik.com, Rabu (8/4/2020).

Ia memproduksi 100 APD yang nantinya akan diserahkan ke sejumlah rumah sakit rujukan penanganan COVID-19 di Kota Kediri. Ia mengaku, bersama istri dan satu orang karyawannya sudah bekerja selama 10 hari untuk memproduksi 100 APD tersebut.

"Rencana saya bagikan ke rumah sakit rujukan bagi pasien COVID-19," imbuh Ivan.

Selama proses pembuatan, Ivan sudah merogoh uang pribadinya hingga Rp 2 juta. Padahal sejak COVID-19 merebak, ia harus menunda semua pesanan baju dari pelanggannya.

Ia sadar APD yang ia produksi tidak begitu banyak karena prosesnya dikerjakan dari rumah jahit biasa. Meski begitu, setidaknya apa yang ia lakukan bersama istrinya sedikit banyak nantinya diharapkan bisa membantu kinerja tim medis dalam memberikan pelayanan kesehatan.

Jika ada pihak yang memesan untuk dibuatkan APD, ia tidak menolak dan akan tetap dilayani. Tetapi, ia lebih memprioritaskan untuk menyelesaikan kegiatan sosialnya dulu.

"Saya tidak jual kain, tapi saya jual tenaga, minimal itu nanti bisa balik modal. Itu nanti sisanya dikembalikan lagi untuk bisa bantu didonasikan juga untuk beli bahan lagi," tuturnya.

Ia menambahkan, saat ini bahan baku untuk membuat baju ADP sulit dicari. Sebab, bahan kain tersebut banyak dicari oleh penjahit. (*)

Editor : Milna | Sumber : Detik.com
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]