Serap Aspirasi di Tengah Pandemi, Mulyadi Dorong Pemerintah Salurkan Bantuan


Rabu, 08 April 2020 - 21:15:21 WIB
Serap Aspirasi di Tengah Pandemi, Mulyadi Dorong Pemerintah Salurkan Bantuan Tim Mulyadi Peduli bagi-bagi masker kepengguna jalan.

PADANG, HARIANHALUAN.COM - Di tengah pandemi virus covid-19 atau corona, Anggota DPR RI dapil Sumatra Barat (Sumbar) II Mulyadi tetap menghimpun aspirasi masyarakat sekaligus menyalurkan beragam bantuan. Selama sebulan terakhir, di tengah penyebaran virus covid-19, tidak sedikit masyarakat yang sangat berharap adanya bantuan bahan pangan untuk kebutuhan sehari-hari.

Hal ini menjadi lumrah, dikarenakan dampak dari pandemi ini, masyarakat lebih memilih mengisolasi diri di dalam rumah. Pun demikian masyarakat kecil terpaksa harus terus bekerja setiap hari karena tuntutan ekonomi.

Baca Juga : Angka Kematian Karena Virus Corona di Sumbar Bertambah, Total 869 Kasus

Seperti halnya pedagang pasar tradisional yang menggantungkan nasib kepada penghasilan harian. Mereka terpaksa berjualan di tengah pandemi walaupun nyawa menjadi taruhannya.

Pun terus berjualan, omzet semakin menurun setiap harinya dikarenakan kebanyakan masyarakat lebih memilih berdiam diri di dalam rumah.

Baca Juga : Kesembuhan Pasien Covid-19 di Sumbar Bertambah 268 Orang

"Para pedagang di pasar maupun keliling di tengah pandemi harus terus berjualan karena tuntutan ekonomi, itu pun omzet menjadi menurun karena masyarakat tidak berani keluar. Bantuan seperti sembako sangat dibutuhkan agar masyarakat kecil dapat memberi makan keluarganya," tutur Ketua Ikatan Pedagang Kecil Padang, Ramli.

Maka dari itu, Anggota Komisi III DPR RI Mulyadi menyatakan pemerintah harus bisa menjamin kehidupan masyarakat di tengah pandemi virus covid-19. Pasalnya, pandemi virus saat ini sangat mengancam kehidupan masyarakat khususnya yang kurang mampu.

"Pandemi virus covid-19 ini harus disikapi pemerintah juga melalui kacamata masyarakat kecil yang terdampak," tutur Mulyadi.

Mulyadi menjelaskan masyarakat kecil tidak bisa terus menerus berada di rumah. Tuntutan ekonomi menjadi salah satu pendorong bagi masyarakat kecil untuk terus bekerja.

Menjadi dilematis bagi warga kurang mampu ketika pemerintah mengeluarkan instruksi untuk tetap berada di rumah selama pandemi. Kebanyakan pedagang tetap melanjutkan aktifitas jualan karena harus mencari pemasukan untuk sesuap nasi.

Sangat disayangkan kebijakan pembatasan sosial terus digaungkan namun respon cepat untuk menanggulangi dampak juga tidak segera dilakukan. Pada akhirnya, pemerintah mengandalkan belas kasih masyarakat untuk saling membantu.

"Pemerintah harus cepat merespon kebutuhan masyarakat di tengah pandemi ini, tidak sedikit jumlah warga kurang mampu yang terdampak," ujar Mulyadi.

"Saya bersama Partai Demokrat berupaya membantu namun kemampuan kami juga terbatas dan tugas pemerintah harus menciptakan solusi untuk situasi seperti ini," tandas pria kelahiran Bukittinggi tersebut. (*)

Editor : Heldi | Sumber : rilis
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]