Hasil Rapid Test Positif, Satu Orang PDP Diisolasi di RSUD Mentawai


Rabu, 08 April 2020 - 22:46:32 WIB
Hasil Rapid Test Positif, Satu Orang PDP Diisolasi di RSUD Mentawai Ilustrasi

MENTAWAI, HARIANHALUAN.COM - Seorang Pasien Dalam Pengawasan (PDP) di Kepulauan Mentawai terpaksa harus diisolasi di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Mentawai, jalan raya Tuapejat km 9, Kecamatan Sipora Utara, Rabu (08/04), pasalnya PDP tersebut diduga terpapar virus corona. 

PDP yang diketahui seorang mahasiswi di salah satu perguruan tinggi di Jakarta tersebut, baru pulang sejak 27 Maret lalu dan menjadi salah satu ODP yang dipantau oleh tim gugus tugas penangan covid 19 di Kepulauan Mentawai selama kurang lebih 12 hari, namun setelah dilakukan rapid test, alhasil positif.

"Berdasarkan rapid test yang dilakukan oleh tim medis sebanyak dua kali hasilnya positif, namun ini adalah metode skrining awal melalui sample darah, namun untuk memastikan positif terjangkit atau tidak, kita tunggu hasil labor, sekarang masih menunggu sampel dan media yang kita gunakan untuk membawanya,," kata Juru Bicara Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Di Mentawai Lahmuddin Siregar melalui whatsapp pribadinya. 

Ia menyebutkan sampel PDP dengan kode (324i) tersebut akan dibawa ke Padang pada hari jumat besok menggunakan kapal ASDP dan seterusnya diserahkan kepada pihak terkait untuk dilakukan swab, guna mengetahui terpapar virus corona atau tidak.

"Kita rencanakan jumat besok sampelnya akan kita bawa ke Padang, lalu kita tunggu hasilnya, jadi sembari menunggu hasil, Pasien diisolasi di dalam satu ruangan di RSUD Mentawai, harapan kita semoga hasilnya negatif, namun secara teknis penanganan yang dilakukan tetap seperti menangani pasien kasus corona, kemudian menyemprotkan disinfektan di sekitar rumah pasien tempat dia mengisolasi diri sendiri, kemudian mencari tahu siapa saja yang melakukan kontak dengan yang bersangkutan,"  paparnya. 

Ia juga mengimbau kepada masyarakat mentawai agar tidak panik dalam menanggapi informasi tersebut, sebab katanya dia sepanjang belum ada hasil swab, status pasien baru diduga, setelah itu baru bisa dipastikan positif atau negatif. 

"Masyarakat tidak usah panik, namun tetap waspada, tidak keluar rumah jika tidak berlalu penting, menjaga jarak antara satu dengan lainnya, membiasakan pola hidup bersih dan sehat, misalnya mencuci tangan pakai sabun setelah beraktivitas atau sebelum makan," pungkasnya. (*)

Reporter : Redi /  Editor : Heldi

Akses harianhaluan.com Via Mobile harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]