Gawat! Pengusaha Cuma Sanggup Bayar Gaji Karyawan Sampai Juni


Kamis, 09 April 2020 - 12:17:48 WIB
Gawat! Pengusaha Cuma Sanggup Bayar Gaji Karyawan Sampai Juni Ilustrasi

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Banyak perusahaan yang kehabisan uang imbas pandemi COVID-19. Sebab mereka tak lagi mendapatkan pemasukan semenjak adanya virus Corona di Indonesia yang membuat ekonomi melambat. Bahkan sebagian besar perusahaan cuma sanggup menggaji karyawan sampai Juni.

Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Hariyadi Sukamdani menjelaskan banyak pelaku usaha yang memprediksi kehabisan uang tunai di bulan Juni. Otomatis saat itu terjadi tak ada lagi dana untuk menggaji karyawan. Mau tidak mau para pekerja akan dirumahkan tanpa digaji.

Baca Juga : Bank Nagari Dukung Pemkab Solsel Sukseskan Program Nasional P2DD

"Kalau habis Juni itu benar-benar gelap banget deh situasinya. Ini orang sekarang masih nahan. Jadi masih ada yang bisa bayar sebagian gaji karyawannya walaupun sudah nggak penuh ya. Tapi kalau habis Juni berat," kata dia saat dihubungi detikcom, Kamis (9/4/2020).

Ketika pengusaha sudah kehabisan uang maka bisnis akan berhenti. Tapi mereka tidak akan melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) karena tidak sanggup bayar pesangon.

Baca Juga : Harga Pangan di Pasar Lubuk Buaya Naik, Berikut Daftar Lengkapnya

"Nah itu saya mesti kasih tahu ya. PHK itu tidak terjadi, yang terjadi adalah orang itu nggak dibayar. Kalau PHK kan mesti bayarin pesangon. Mana ada pesangon. Orang pesangon itu besar sekali uangnya. Boro-boro pesangon deh, gaji saja sudah nggak tentu. Jadi itu tidak ada PHK. PHK pun kalau ada nggak banyak," jelasnya.

Apakah Liverpool gagal menjadi juara lagi?
Pengusaha akan ambil kebijakan dengan merumahkan karyawan, istilahnya cuti di luar tanggungan perusahaan. Itu berlaku sampai situasi sudah kembali pulih.

Baca Juga : Pembudidaya Keluhkan Penyakit Ikan, Dinas Pertanian Pangan dan Kelautan Kota Pariaman Beri Tanggapan

"Yang ada adalah orang itu dia dianggap cuti di luar tanggungan perusahaan sampai waktu yang tidak ditentukan. Jadi status karyawannya tidak hilang cuma nggak dibayar gitu lho," tambahnya.(*)

Editor : NOVA | Sumber : detik.com
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]