Antisipasi Ledakan Corona, Pemprov Sumbar Perketat Pengawasan Pendatang dari Zona Merah


Kamis, 09 April 2020 - 19:03:18 WIB
Antisipasi Ledakan Corona, Pemprov Sumbar Perketat Pengawasan Pendatang dari Zona Merah Gubernur Sumatera Barat, Irwan Prayitno melakukan Video Conference bersama Bupati Walikota Se Sumbar terkait Penanganan Covid 19, di Ruang Gubernur Lantai 2 Gedung Bagonjong, Kamis (9/4/2020).

PADANG, HARIANHALUAN.COM -- Pasien positif virus Corona atau Covid-19 terus bertambah. Ini membuat Pemprov Sumbar lebih gencar untuk melakukan pencegahan dan penanggulangan penyebaran virus mematikan tersebut agar tak terus memakan korban jiwa.

Menurut Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno, potensi puncak penyebaran virus Corona di Sumbar diprediksi terjadi di bulan Mei dan Juni 2020. Kemudian mulai menurun di bulan Agustus ini. Karena, Sumbar akan dibanjiri para perantau yang pulang ke daerah asalnya. Perlu diantisipasi agar penyebaran virus corona tidak masuk ke Sumbar.

Untuk mengantisipasi hal itu, Irwan meminta seluruh pihak untuk semakin meningkatkan kewaspadaan. Khususnya dalam hal pengawasan terhadap para pendatang yang masuk ke Sumbar. Peran aktif dari semua pihak, mulai dari pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten kota, petugas kesehatan, BPBD, Satpol PP setempat, termasuk masyarakat.

"Kita memang dilarang oleh pusat, untuk pelarangan orang dari rantau untuk pulang kampung, ASN pun juga tidak bisa melarang, mengingat para perantau yang berdagang, barang dagangannya tidak jalan, hidupnya sudah mulai susah, pasti mereka pulang kampung, Kondisi ini perlu kita maklumi," sebut Irwan, Kamis (9/4/2020).

Irwan mengakui, ahwa penyebaran Covid-19 terus bertambah terus di Sumbar yang saat ini sudah ada 28 kasus positif, 13 orang di rawat, 8 orang isolasi diri dirumah, 3 orang meninggal dunia dan 4 orang sembuh. Sehingga pemerintah harus melakukan langkah langkah strategis untuk menangani penyebaran Covid-19.

"Pemerintah Sumbar tengah menyiapkan bantuan sosial berupa program Jaringan Pengaman Sosial (JPS) untuk masyarakat yang secara ekonomi terdampak Covid-19 yang besarannya akan disesuaikan dengan aturan," ujar Irwan.

Akibat adanya wabah Virus Corona (Covid-19), kata Irwan, membuat ekonomi masyarakat lumpuh dan akan banyak orang miskin baru, sehingga mereka perlu diberikan bantuan dan dukungan. Khususnya permasalahan ekonomi atau pendapatan keluarga.

Irwan pun menekankan, bahwa yang menjadi perhatian pemerintah yaitu kebijakan "Lockdown". Lockdown tidak diberlakukan, hanya saja pihaknya berusaha menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), Pemerintah Provinsi Sumbar sudah mengajukan ke pemerintah pusat.

"Kalau disetujui, maka kita akan persiapkan segala sesuatunya sesuai aturan dan akan kita lakukan sesegera mungkin," ujar Irwan.(*)

loading...
Reporter : Milna /  Editor : Milna

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]