Realisasi DMO Batubara Triwulan I 31,53 Juta Ton


Jumat, 10 April 2020 - 16:12:30 WIB
Realisasi DMO Batubara Triwulan I 31,53 Juta Ton Foto: Kementerian ESDM

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM -- Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) optimis seluruh kebutuhan batubara dalam negeri akan terpenuhi dari produksi nasional, kendati terdapat penurunan permintaan sebagai dampak melambatnya pengoperasian industri akibat pandemi global Covid-19.

Kepala Biro Komunikasi, Layanan Komunikasi Publik dan Kerja Sama (KLIK) Kementerian ESDM Agung Pribadi menyampaikan, realisasi Domestic Market Obligation (DMO) hingga triwulan I mencapai 31,53 juta ton atau 20% dari target DMO tahun 2020. Sementara total produksi nasional triwulan I sebesar 143 juta ton.

"Adanya pandemi Covid-19 memang membuat permintaan batubara dari industri turun. Tapi, realisasi tersebut sudah bisa menutupi kebutuhan domestik," kata Agung, dilansir dari laman resmi Kementerian ESDM, (10/4/2020).

Realisasi DMO batubara tersebut, rinci Agung, terdiri atas penyediaan tenaga listrik (Perusahaan Listrik Negara/PLN) sebesar 25,6 juta ton. Adapun kebutuhan batubara domestik untuk sektor non kelistrikan umum mencapai 5,93 juta ton. "Ini masih bisa mengcover kebutuhan PLN dan non kelistrikan umum," tegas Agung.

Pemerintah telah menargetkan jumlah DMO batubara di tahun ini sebesar 155 juta ton. Agung menjelaskan, ancaman koreksi harga batubara di pasar global dipercaya mulai mempengaruhi produksi dan penjualan batubara di dalam negeri. "Apabila pandemic Covid-19 masih berlanjut, maka permintaan batubara domestik diperkirakan turun sekitar 5%," ujar Agung.

Pemerintah telah menetapkan harga jual batubara untuk kelistrikan umum sebesar USD70 per ton di tahun 2020. Sedangkan, harga jual batubara untuk industri lain di dalam negeri mengacu pada Harga Batubara Acuan (HBA) yang ditetapkan pemerintah setiap bulan. "HBA April ditetapkan sebesar USD65,77 per ton atau turun USD1,31 per ton dari bulan sebelumnya USD67,08 per ton," ungkap Agung.

Meski begitu, pemerintah tetap memastikan akan menjaga permintaan batubara untuk berbagai industri di dalam negeri dapat terpenuhi dari produksi dalam negeri, meski di tengah pandemi. Hal ini mengingat produksi batubara masih sesuai dengan rencana yang ditetapkan sehingga pasokan tetap terjaga. (*)

 Sumber : Kementerian ESDM /  Editor : Milna

Akses harianhaluan.com Via Mobile harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Rabu, 25 Maret 2020 - 18:25:45 WIB

    Bantu MBR, PUPR Realisasikan Program Padat Karya Sebesar Rp8,64 T

    Bantu MBR, PUPR Realisasikan Program Padat Karya Sebesar Rp8,64 T JAKARTA, HARIANHALUAN.COM -- Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus melanjutkan Program Padat Karya Tunai (cash for work) pada tahun 2020 dengan anggaran sebesar Rp8,64 triliun..
  • Jumat, 21 Februari 2020 - 06:27:20 WIB

    Erick Thohir : Realisasi Serapan Anggaran BUMN Tahun 2019 Tertinggi Dalam 10 Tahun Terakhir

    Erick Thohir : Realisasi Serapan Anggaran BUMN Tahun 2019 Tertinggi Dalam 10 Tahun Terakhir JAKARTA, HARIANHALUAN.COM -- Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) mengungkapkan tingkat serapan anggaran pada 2019 mencapai 97,2 persen. Realisasi serapan mencapai Rp202,6 miliar dari pagu anggaran Rp208,3 miliar..
  • Kamis, 22 September 2016 - 03:44:53 WIB

    Jokowi: Percepat Realisasi Hutan Tanaman Rakyat

    Jokowi: Percepat Realisasi Hutan Tanaman Rakyat JAKARTA, HALUAN — Presiden Jokowi menggelar rapat terbatas dengan bahasan perhutanan sosial di Kantor Presiden, Jakarta, Rabu (21/9). Dalam pembukaan rapat, Jokowi menyoroti realisasi hutan tanaman rakyat (HTR) yang masih b.
  • Rabu, 30 Maret 2016 - 03:26:50 WIB
    Jangan Hanya Rapat

    Jokowi Minta LRT Segera Direalisasikan

    JAKARTA, HALUAN — Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta, agar transportasi massa light rail transit (LRT) segera dikerjakan. Jokowi tak ingin lagi ada rapat namun proyek belum mulai direalisasikan..
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]