Penanganan Corona, DPRD Limapuluh Kota Dorong Pemda Perdayakan Produksi Lokal


Jumat, 10 April 2020 - 18:41:31 WIB
Penanganan Corona, DPRD Limapuluh Kota Dorong Pemda Perdayakan Produksi Lokal Ilustrasi

SARILAMAK, HARIANHALUAN.COM - Sebesar Rp15 miliar APBD Limapuluh Kota tengah dirasionalkan untuk penanganan penyebaran virus Corona. Anggaran sebesar itu, nantinya akan dimanfaatkan untuk operasional dan penanganan dalam pencegahan virus mematikan itu.

Karena itu, dalam  penggunaan anggaran pencegahan Corona tersebut, Fraksi Gerindra DPRD Limapuluh Kota menyambut baik. Tetapi, fraksi yang berjumlah 6 anggota dewan itu mendorong pemerintah daerah agar memberdayakan seluruh potensi daerah dalam penanganan penyebaran virus Corona.

"Seperti produksi lokal, harus diberdayakan pemerintah daerah," tegas Khairul Apit, Ketua Fraksi Gerindra Kabupaten Limapuluh Kota pada Jumat (10/4) sore, di Meja Tapi Sawah kawasan Kota Payakumbuh. Produksi lokal yang dimaksud Khairul Apit itu seperti Alat Pelindung Diri (APD), kebutuhan pangan dari hasil pertanian serta beberapa produksi lokal lainnya.

"Sekarang banyak UMKM dan kelompok-kelompok yang dibina pemerintah seperti sudah mulai memproduksi masker, pakaian lengkap APD. Hasil produksi lokal ini, tidak jauh kalah dengan buatan pabrik. Ini yang seharusnya diberdayakan," ucap Khairul Apit.

Selain APD, kata mantan Walinagari Pandam Gadang itu, hasil pertanian masyarakat Limapuluh Kota seperti beras, sayur, lauk pauk, telur juga bisa diberdayakan pemerintah untuk memenuhi sembako masyarakat luas. "Ada bantuan Jaringan Pengaman Sosial. Hasil pertanian, peternakan dari masyarakat Limapuluh Kota inilah yang dibeli oleh emda untuk disalurkan kepada masyarakat luas," kata Apit.

Sehingga, ucap politisi Gerindra itu, perputaran uang selama pandemi Corona tetap beredar di Limapuluh Kota. "Dengan pola ini, perputaran uang yang dibelanjakan daerah akan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat," katanya.

Sedangkan dari Wakil Bupati Limapuluh Kota menilai, dalam memberdayakan produksi lokal sangat memungkinkan untuk diterapkan. "OPD harus jeli dengan kondisi ini. Kalau ada di dalam daerah kenapa kita harus mencari ke luar. Masyarakat kita juga terbantu dengan memberdayakan produksi lokal ini," terang Ferizal Ridwan. (*)

Reporter : Dadang Esmana /  Editor : NOVA
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]