Anjuran Physical Distancing Belum Sentuh Warga Pasaman


Sabtu, 11 April 2020 - 21:35:54 WIB
Anjuran Physical Distancing Belum Sentuh Warga Pasaman Masyarakat di Kabupaten Pasaman masih banyak mengindahkan aturan tak boleh berkumpul selama pandemi corona.

PASAMAN, HARIANHALUAN.COM -- Meskipun tingkat risiko tertular virus Covid-19 semakin tinggi, tingkat kepatuhan warga sejumlah kecamatan di Kabupaten Pasaman terpantau masih rendah. Pantauan harianhaluan.com di beberapa titik permukiman padat penduduk, masih ditemukan aktifitas warga yang berkumpul di warung dengan tidak mematuhi jarak aman secara fisik dan tidak menggunakan masker ketika berada di luar rumah.

"Kami masih sering menemukan adanya pasangan muda-mudi yang berseliweran di ruas jalan by pass Lubuksikaping, kadang-kadang mereka terlihat berkumpul di bagian teras ruko tidak berpenghuni yang cukup banyak tersebar di sepanjang jalan ini," kata salah seorang warga setempat, Ilham (29).

Baca Juga : Kota Padang Panjang Terima Penghargaan TP2DD di FEKDI

Dituturkan warga lainnya asal Kecamatan Panti, K Siregar (62), di sejumlah warung-warung kopi yang berada di sepanjang ruas jalan lintas Sumatera yang melintasi daerah itu, dia juga sering menemukan kebiasaan nongkrong di warung masih dilakukan oleh banyak masyarakat. Dengan kata lain, sejak merebaknya isu corona di daerah ini tidak serta merta masyarakat mematuhi anjuran pemerintah. 

"Kebiasaan memakai masker selama berada di luar rumah juga terlihat diabaikan karena mereka menganggap kebutuhan itu hanya menambah beban ekonomi keluarga," ungkapnya.

Baca Juga : Kota Padang Panjang Punya Pojok Statistik Pertama di Indonesia

Sementara itu, Kapolres Pasaman, AKBP Hendri Yahya, di sejumlah kesempatan selalu mengimbau masyarakat daerah itu untuk mematuhi anjuran dan pelarangan untuk berkumpul serta tetap menggunakan masker jika berada di luar rumah. "Kami juga sudah membagikan masker dan hand sanitizer gratis namun jumlahnya tentu sangat terbatas mengingat minimnya ketersediaan anggaran Polres Pasaman untuk itu, bahkan dari beberapa kegiatan yang kami lakukan dibiayai dari hasil iuran personel polisi dan bhayangkari," ungkapnya.

Yang terbaru, lanjutnya, jajaran polres tersebut juga sudah melaksanakan kegiatan pembagian sembako gratis kepada kelompok masyarakat terdampak Covid-19 secara ekonomi, yang diharapkan dapat sedikit membantu meringankan beban mereka. Sebelumnya, Jajaran Kepolisian Resor ( Polres ) Pasaman, menggelar kegiatan patroli berskala besar dengan melibatkan seluruh personel satuan yang ada di polres tersebut, Sabtu (11/4/2020).

Baca Juga : Tak Perlu Legalisir, 18 Dokumen Kependudukan Gunakan Tanda Tangan Elektronik

"Kegiatan ini merupakan rangkaian dari giat Operasi Aman Nusa II yang bertujuan untuk mencegah penyebaran virus pandemi Covid-19, dengan menekankan pada tindakan pelarangan dan pembubaran konsentrasi massa yang menjadi salah satu upaya memutus mata rantai potensi tersebarnya virus tersebut," kata Kepala Polisi Resor (Kapolres) Pasaman, AKBP Hendri Yahya di Lubuksikaping. (*)

Reporter : Rully Firmansyah | Editor : Agoes Embun
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]