Pulang dari Jakarta, 14 Santri Temboro Bakal Diisolasi 14 Hari di Pondok Pesantre Al-Murobbiyah


Ahad, 12 April 2020 - 12:53:04 WIB
Pulang dari Jakarta, 14 Santri Temboro Bakal Diisolasi 14 Hari di Pondok Pesantre Al-Murobbiyah Kapolsek Koto VII Tanjung Ampalu beserta anggota dan tenaga medis Puskesmas Koto VII bersama warga setempat saat meninjau lokasi yang akan dijadikan tempat isolasi mandiri bagi kepulangan 14 orang santri asal Kecamatan Koto VII dari Jakarta yang direncanakan akan pulang kampung pada Rabu (15/4) mendatang ke Jorong batu balang Kenagarian Limo Koto Kecamatan Koto VII. Foto: Ogi

SIJUNJUNG, HARIANHALUAN.COM -- Terkait kepulangan 14 orang Santri Temboro Jakarta pada Rabu (15/4/2020) nanti ke kampung halamannya di jorong Batu Gandang Kenagarian Limokoto Kecamatan Koto VII Tanjung Ampalu, Kapolsek Koto VII Iptu Yuliza Herman berkoordinasi dengan pihak Puskesmas Tanjung Ampalu, serta para tokoh masyarakat bergerak cepat melakukan antisipasi untuk pemberlakuan isolasi bagi 14 orang santri tersebut.

Kapolsek Koto VII Iptu Yulizaherman mengatakan bahwa langkah pertama yang diambil petgas Kepolisian Sektor Koto VII berkoordinasi dengan pihak Puskesmas Kecamatan Koto VII adalah mencari lokasi atau tempat untuk pemberlakuan isolasi mandiri.

“Menurut informasi yang diterima, 14 orang santri asal jakarta itu akan tiba pada hari Rabu 15 April 2020 nanti. Untuk menghindari hal yang tidak diinginkan, SOP yang harus kita lakukan adalah dengan menyediakan tempat isolasi mandiri bagi rombongan santri yang akan datang tersebut dan kita bersama petugas kesehatan dan pemerintah nagari serta tokoh masyarakat sepakat untuk memilih Pondok Pesantre Al-Murobbiyah yang berada di jorong Batu Gandang nagari Limo Koto Kecamatan Koto VII sebagai lokasi isolasi,”ungkap Kapolsek, Minggu (12/4/2020).

Iptu Yuliza Herman menambahkan, setelah dilakukan pengecekan tempat isolasi mandiri terhadap 14 orang santri tersebut ditemukan lokasi yang layak, namun menurutnya tempat tersebut kurang terawat.

“Tempatnya ada tapi kurang terawat, seperti rumput yang menjulang serta tempat MCK yang kurang bersih dan hal tersebut itu menjadi pertimbangan kita bersama. Terkait air bersih cukup memadai karena ada sumur “tambahnya.

Terkait rencana pondok pasantren itu akan dijadikan lokasi isolasi, Kapolsek menyebut awalnya beberapa masyarakat kurang berkenan. Namun setelah diberikan pemahaman oleh pihak kepolisian dan petugas kesehatan serta tokoh masyarakat, masyarakat kemudian menyepakatinya. Bahkan warga setempat bersama petugas dan orang tua santri telah merencanakan untuk melaksanakan gotong royong bersama membersihkan lokasi isolasi tersebut.

"Menurut rencana, 14 murid pesantren tersebut akan dijemput kebandara BIM, Padang menggunakan 1 unit bus dari Tanjung Ampalu, mudah-mudahan pihak keluarga santri dan warga masyarakat dapa memahami kondisi tersebut, mengingat kondisi saat ini terkait pencegahan dan penanganan Covid 19 masuk ke Kabupaten Sijunjung," ujar Kapolsek Koto VII. (*)

Reporter : Ogi /  Editor : Milna Miana

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]