Benarkah Minuman Panas Bikin Manusia Aman dari Corona? Ini Kata Ilmuwan


Ahad, 12 April 2020 - 13:07:23 WIB
Benarkah Minuman Panas Bikin Manusia Aman dari Corona? Ini Kata Ilmuwan AIr panas. Foto: Unsplash/Joe Pregadio

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM -- Minuman panas membuat tubuh manusia aman dari wabah Virus Corona. Benarkah demikian? Apa kata ilmuwan menanggapi hal ini? Kita ketahui bersama, terdapat beberapa saran aneh yang disebarkan perihal bagaimana agar aman dari COVID-19.

BBC Future mencari tahu apakah ada bukti yang mendukung satu klaim umum. Segelas minuman panas dapat memberikan rasa nyaman, terutama di suatu hari yang dingin.

Dapat juga berfungsi sebagai penenang bagi pikiran yang ruwet, dan dapat membuat kita merasa lebih dekat dengan orang lain. Selain itu, dapat membantu mendinginkan kita ketika cuaca lagi panas.

Tetapi sementara banyak orang mencari secangkir kopi, teh atau minuman panas lain untuk membantu mereka melewati masa-masa sulit, satu hal yang tidak dapat dilakukan oleh minuman panas ini adalah melindungi Anda dari COVID-19.

Sudah banyak klaim yang bertentangan tersebar luas di media sosial dan di aplikasi layanan pesan pribadi - salah satu dari banyak info kesehatan palsu yang dibagikan.

Satu klaim yang menyatakan bahwa air panas cukup untuk melindungi orang dari virus sampai membuat badan PBB untuk urusan anak-anak (UNICEF) mengeluarkan pernyataan bahwa klaim tersebut bukan dari mereka.

"Tidak ada bukti bahwa minuman panas dapat memberikan perlindungan untuk melawan infeksi virus," kata Ron Eccles, ahli penyakit pernapasan di Cardiff University di Inggris dan mantan direktur di Common Cold Center.

Eccles telah melakukan penelitian sebelumnya tentang dampak nyata dari minum cairan panas ketika menderita flu.

Ia menemukan bahwa sementara minuman panas mungkin dapat meredakan gejala pilek, kemungkinan hal tersebut sebagian merupakan efek dari peningkatan sekresi ludah dan lendir di mulut dan hidung, yang meredakan inflamasi. Tetapi dia juga berkesimpulan bahwa ada efek plasebo yang ikut terlibat.

Sementara minuman panas tidak dapat melindungi Anda dari Covid-19, tetap melakukan jaga jarak dapat melindungi Anda.

Meski begitu, sejak awal, minuman panas tidak membunuh virus penyebab infeksi. Dalam kasus COVID-19 atau SARS-CoV-2, Virus Corona yang menimbulkan wabah ini, BBC Future sudah meneliti bagaimana minum air tidak memberikan perlindungan terhadap Corona jenis baru itu.

Virus itu tidak bisa hilang begitu saja hanya dengan minum air atau secara teratur berkumur dengan cairan kumur.

Kendati virus itu dapat memasuki tubuh melalui hidung dan mulut dalam droplet-droplet mini dari batuk orang lain yang terinfeksi, virus tersebut utamanya menginfeksi sel-sel saluran pernafasan.

Sel-sel tersebut membawa suatu enzim ke permukaan yang dibutuhkan virus untuk memasuki mereka,

Kemudian mereka akan membawa droplet-droplet itu memasuki paru-paru - tempat yang tidak terjangkau oleh cairan yang masuk melalui mulut.

Begitu memasuki tubuh, virus itu dengan cepat memasuki sel inang manusia di mana mereka secara perlahan-lahan akan mereplikasi diri mereka, yang berarti mereka juga dapat bersembunyi dengan nyaman dari setiap upaya membasuhnya. (*)

Editor : Milna Miana

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]