Bertambah! 6 Positif Corona di Padang, Pasien 2 Keluarga di Kuranji dan Padang Barat


Ahad, 12 April 2020 - 17:35:10 WIB
Bertambah! 6 Positif Corona di Padang, Pasien 2 Keluarga di Kuranji dan Padang Barat Kepala Dinas Kesehatan Kota Padang, Feri Mulyani. Ist

PADANG, HARIANHALUAN.COM -- Ada dua keluarga di Kota Padang yang keseluruhannya terdiri dari enam orang terkonfirmasi positif Corona atau Covid-19. Rinciannya, 4 orang warga Kuranji, dan 2 orang warga Padang Barat. Dengan begitu, total pasien positif menjadi 25 orang.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Padang, Feri Mulyani Hamid mengatakan, bahwa ada terkonfirmasi sebanyak enam orang positif Corona di Kota Padang. Enam orang ini, sebut dia, 2 diantaranya merupakan warga Padang Barat. Diduga pernah melakukan kontak dengan pasien yang telah lebih dulu dinyatakan positif.

"Iya tadi malam saya dapat informasi, ada enam orang, 2 diantaranya pernah kontak dengan pasien sebelumnya," kata Feri, Minggu (12/4/2020).

Feri membeberkan bahwa 2 orang ini merupakan satu keluarga Kecamatan Padang Barat yang berada di Kelurahan Purus. Sementara ada tambahan 4 kasus lagi merupakan satu keluarga di Kecamatan Kuranji yang berada di Kelurahan Pasar Ambacang.

"Yang Kuranji ada empat orang, ini merupakan kasus baru. Berdasarkan tracing saya, pasien ada kontak dari orang Jakarta. Berarti yang enam orang terdiri dari 2 keluarga," ujar Feri.

Dua orang dari anggota keluarga yang di Kuranji, kata Feri, saat ini dirawat di Rumah Sakit Umum Pusat M Djamil Padang dan dua lagi memilih isolasi mandiri di rumah.

Lebih lanjut, sebut Feri, kini jumlah kecamatan di Padang yang masuk zona merah karena ada kasus positif menjadi tujuh yang berada di Kelurahan Andalas dua orang, Jati lima orang, Sawahan tiga orang, Kubu Marapalam satu orang, Gunung Pangilun satu orang, Lubuk Buaya satu orang, Ikur Koto satu orang, Kuranji satu orang.

"Kemudian Anduring satu orang, Lubuk Lintah satu orang, Tanjung Saba Pitameh satu orang, Indarung satu orang dan Purus dua orang," ujar Feri.

Menyikapi hal ini, Feri mengingatkan masyarakat sekitar tidak perlu panik namun tetap waspada dan memakai masker keluar rumah. Tidak perlu pula takut lewat di depan rumah warga yang positif karena virus corona tidak menular lewat udara.

"Jadi corona hidup di inangnya yaitu manusia, virus ada di dalam saluran pernafasan dalam cairan, ketika ada yang batuk maka tutup mulut dengan tisu atau sapu tangan," ulas Feri.

Kemudian yang perlu dilakukan agar tidak tertular adalah melakukan pembatasan sosial untuk menghindari terkena droplet atau cairan dari mulut dari pasien yang positif.

"Jarak droplet itu paling kurang satu meter, jadi jarak aman dengan orang lain satu meter minimal," katanya. (*)

Reporter : Milna Miana /  Editor : Milna Miana

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]