Ferdinand Kritik Anies, Andre Rosiade: Jangan Sampai Orang Tanya Sekolah di Mana?


Ahad, 12 April 2020 - 19:43:36 WIB
Ferdinand Kritik Anies, Andre Rosiade: Jangan Sampai Orang Tanya Sekolah di Mana? Ferdinand Hutahaean

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Selama kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) untuk menekan penyebaran Corona Covid-19 di Jakarta, Gubernur DKI Anies Baswedan mengatakan ada 1,25 juta keluarga yang akan terima bantuan setiap pekan. Namun, ada yang mengkritik kebijakan ini seperti politikus Demokrat, Ferdinand Hutahaean.

Namun, kritikan Ferdinand dinilai keliru karena salah menghitung soal jumlah bantuan Pemprov DKI ke warga Ibu Kota. Kekeliruan ini karena mengibaratkan jumlah bantuan seperti rim atau satuan untuk lembaran kertas.

Baca Juga : Kritik Wacana Poros Partai Islam, Zulkifli Hasan: Ini Bertentangan dengan Rekonsiliasi Nasional

"Jika Bantuan itu utk 1,25 Juta warga, mk jumlah surat jg sebanyak 1,25 juta lembar. Jika 1 Rim kertas A4 80 mg sebanyak 500 Lbr, mk dibutuhkan 25 Ribu Rim kertas. Jika 1 Rim Rp.45.000 = Rp.1,125 M ditambah ongkos cetak lumayan juga. Andai dibelikan telor atau mi istant. Hmmm..!!," demikian cuitan Ferdinand di akun Twitternya, @FerdinandHaean2, yang dikutip pada Minggu, 12 April 2020.

Cuitan itu direspons sejumlah netizen yang kemudian menyindir balik Ferdinand. Salah satunya Anggota DPR sekaligus politikus Gerindra, Andre Rosiade.

Baca Juga : Jokowi: Industri Otomotif Harus Segera Diakselerasi

Ia meminta Ferdinand sebaiknya tak usah nyinyir dalam kondisi darurat penanganan wabah Covid-19. Menurut Andre, lebih baik ikut membantu ketimbang nyinyir di media sosial.

"Bro bisa berhitung? Jgn sp nanti org bertanya bro sekolah dimana? He..he..he. Saran ogut kita semua enggak usah nyinyir. Ayo bahu membahu bantu Pemeritah Daerah maupun Pusat menghadapi Wabah Corona ini," tulis Andre di akun Twitternya, @andre_rosiade

Baca Juga : Masyarakat Antusias Disuntik Vaksin Nusantara, Saleh Daulay: Tak Ada Muatan Politik

Menjawab Andre, Ferdinand bilang memang sengaja mencuit demikian agar hanya bikin ramai dan rusuh. Namun, Andre lagi-lagi mengatakan saat ini semua pihak mestinya bisa saling menolong ketimbang bikin rusuh.

Sejumlah netizen pun ikut mengomentari cuitan Ferdinand. Misalnya, pemilik akun @zarazettirazr, yang menertawakan cara hitung Ferdinand karena di Google ada kalkulator gratis.

Baca Juga : Kasus Covid-19 di Indonesia Merangkak Naik: Tambah 6.177 Positif Baru, DKI Jakarta Terbanyak

"Wakakaka padahal kalkulator gratis di google," tulis @zarazettirazr.

Pun, ada salah seorang netizen menulis Ferdinand diibaratkan seperti Ruhut Sitompul. Lalu, netizen lain yang menulis Ferdinand memang tendensius terhadap Gubernur DKI Anies Baswedan. 

Kemudian, ada netizen yang menyarankan agar Ferdinand juga mengkritisi Presiden Jokowi soal tas sembako untuk bantuan rakyat yang memakan banyak uang negara.

Sebelumnya, Gubernur DKI Anies Baswedan mengatakan 1,25 juta keluarga di Jakarta akan mendapat bantuan selama PSBB untuk meredam penyebaran Covid-19. Bantuan ini akan diberikan setiap pekan.

Kebijakan PSBB diambil mengingat Jakarta disebut sebagai episentrum penyebaran Covid-19. Jumlah kasus positif di Jakarta tertinggi dibandingkan daerah lain.

"Nantinya akan ada 1,25 juta keluarga di Jakarta yang akan mendapatkan bantuan secara rutin diberikan tiap minggu dalam bentuk kebutuhan pokok," tutur Anies di Balai Kota DKI, Kamis, 9 April 2020. (*)

Editor : Heldi Satria | Sumber : vivanews.com
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]