Diminta Gak Nyinir sama Andre, Ferdinand Malah Bilang Sengaja: Saya Mau Bikin Rusuh


Senin, 13 April 2020 - 11:40:12 WIB
Diminta Gak Nyinir sama Andre, Ferdinand Malah Bilang Sengaja: Saya Mau Bikin Rusuh Politikus Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Politikus Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean menyoroti surat yang dalam paket sembaki yang dibagikan oleh Pemprov DKI, menyusul pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) demi memutus rantai penyebaran virus corona atau Covid-19.

Ia menyebut anggaran untuk pengadaan surat sebaiknya bisa dialokasikan ke kebutuhan pangan.

Baca Juga : Kemenag Buka Seleksi Calon Mahasiswa ke Timur Tengah 2021

“Jika Bantuan itu untuk 1,25 Juta warga, maka jumlah surat juga sebanyak 1,25 juta lembar. Jika 1 Rim kertas A4 80 mg sebanyak 500 lembar, maka dibutuhkan 25 Ribu Rim kertas. Jika 1 Rim Rp.45.000 = Rp.1,125 M ditambah ongkos cetak lumayan juga. Andai dibelikan telor atau mi istant. Hmmm..!!” tulisnya dalam akun Twitternya, seperti dikutip, Senin (13/4/2020).

Kontan saja, postingan tersebut disambut Politisi Partai Gerindra Andre Rosiade yang meminta Ferdinand agar turut berpartisipasi dalam penanganan Covid-19 ketimbang mengkritisi kebijakan Pemprov DKI.

Baca Juga : Polda Papua Kerahkan 1 Pleton Brimob dan Satgas Nemangkawi Buru OPM Sabinus Waker di Beoga

“Bro bisa berhitung? Jangan sampai nanti orang bertanya bro sekolah dimana? He..he..he. Saran ogut kita semua enggak usah nyinyir. Ayo bahu membahu bantu Pemerintah Daerah maupun Pusat menghadapi Wabah Corona ini,” sahutnya.

Namun, Ferdinand mengaku dirinya sengaja untuk membuat kegaduhan. “Ngga apa-apa sengaja, saya mau bikin rame dan rusuh,” balasnya.

Baca Juga : KPK Duga Ada Upaya Hilangkan Bukti Kasus Suap Pajak

Sebelumnya, Anies Baswedan mengatakan 1,25 juta keluarga di Jakarta akan mendapat bantuan selama PSBB untuk meredam penyebaran Covid-19. Bantuan ini akan diberikan setiap pekan.

Kebijakan PSBB diambil mengingat Jakarta disebut sebagai episentrum penyebaran Covid-19. Jumlah kasus positif di Jakarta tertinggi dibandingkan daerah lain.

Baca Juga : Kuatnya Getaran Gempa Malang yang Tewaskan 8 Orang

"Nantinya akan ada 1,25 juta keluarga di Jakarta yang akan mendapatkan bantuan secara rutin diberikan tiap minggu dalam bentuk kebutuhan pokok," tutur Anies di Balai Kota DKI, Kamis, 9 April 2020. (*)

 

Editor : Heldi Satria | Sumber : Warta Ekonomi
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]