Kasus Pertama di Dharmasraya, Seorang Warga Koto Laweh Positif Corona


Senin, 13 April 2020 - 19:35:42 WIB
Kasus Pertama di Dharmasraya, Seorang Warga Koto Laweh Positif Corona Warga Dharmasraya yang dinyatakan positif terpapar COVID 19, saat diambil sampel darahnya oleh petugas kesehatan dari Puskesmas Koto Besar. Ist

DHARMASRAYA, HARIANHALUAN.COM -- Berdasarkan hasil rapid test, kasus pertama positif terpapar virus Corona atau Covid-19 di Kabupaten Dharmasraya merupakan salah seorang warga Nagari Koto Laweh, Kecamatan Koto Besar, inisial J (59).

Kasus pertama di tanah mekar ini dibenarkan oleh Juru Bicara Bupati Covid-19 sekaligus Kadiskes, dr Rahmadian S, kepada Harianhaluan.com Senin (13/4/2020). Ia menjelaskan bahwa J tersebut baru saja pulang dari Makassar menghadiri acara Jamaah Tabliq beberapa hari lalu.

Orang tersebut katanya sudah kategori PPT, selama 14 hari, J positif terpapar corona hasil pemeriksaan rapid test, namun J ketika hendak dibawa dibawa  ke Puskesmas terdekat tidak mau.

"Untuk mengambil sampel darah, petugas Puskesmas Koto Besar harus mendatangi rumah J," imbuhnya.

“Karena J menolak, kita lakukan pemeriksaan dengan rapid test, dan hari ini Senin (13/4/2020), hasilnya keluar dan J dinyatakan positif Covid-19,” ungkap Rahmadian.

Orang tersebut ulas Rahmadian, bisa dikategorikan Orang Tanpa Gejala (OTG), namun akan dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. "Untuk memastikan hasilnya yang lebih akurat, kita akan uji dengan alat swab test," ucap Rahmadian.

Begitu pula Bupati Dharmasraya, Sutan Riska Tuanku Kerajaan meminta kepada warga melalui wali nagari setempat untuk tidak melalukan hal hal yang melanggar hukum seperti mengusir warga tersebut. "Itu ada sangsi hukumnya pak wali," kata Bupati.

Dalam kunjungan Bupati ke kediaman warga tersebut, ia berpesan agar warga sekitar tidak melakukan hal hal yang melanggar hukum terhadap pasien atau warga itu.

Namun sebelumnya, Kepala Dinas Kesehatan Dharmasraya, dr Rahmadian S pernah menjelaskan bahwa pengujian dengan rapid test, tingkat kesalahannya lebih tinggi, seharusnya harus di uji dengan swab test.

Tadi, Senin (13/4/2020) kata Rahmadian, Bupati Sutan Riska, Tim Gugus Covid-19 Dharmasraya langsung ke rumah pasien guna melihat kondisinya serta melakukan berbagai upaya penanganan lebih lanjut.

”Yang jelas Pemkab Dharmasraya akan melakukan yang terbaik bagi pasien dan keluarganya,” tukuk mantan Kepala BLH ini.

Rahmadian menambahkan, untuk saat ini pasien dikarantina atau isolasi mandiri di kediamannnya, dan dilakukan penyemprotan disinfektan diareal kediaman pasien.

"Untuk mencegah penyebarannya kita lakukan isolasi mandiri. Yang paling penting adalah kita menciptakan kenyamanan bagi pasien, keluarga dan masyarakat sekitarnya. Kita sama- sama berdoa semoga pasien bisa melewati ini, dan kembali sehat," ulas Rahmadian. (*)

Reporter : Maryadi | Editor : Milna Miana
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]