Asyik! Sopir Angkutan Umum Dapat Insentif Rp1,8 Juta untuk 3 Bulan


Senin, 13 April 2020 - 21:16:12 WIB
Asyik! Sopir Angkutan Umum Dapat Insentif Rp1,8 Juta untuk 3 Bulan Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri Brigjen (Pol) Argo Yuwono.

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM -- Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri bertanggung jawab dalam pemberian insentif Rp 600.000 per bulan selama tiga bulan untuk sopir taksi, angkutan travel, bus, dan truk.

Para Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) di masing-masing Polda bertugas mendata pihak-pihak yang berhak mendapatkan bantuan tersebut.

"Jadi Dirlantas masing-masing Polda ini sudah mendatakan yang berhak mendapatkan bantuan dari pihak kepolisian," ujar Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri Brigjen (Pol) Argo Yuwono melalui siaran langsung di akun Facebook Divisi Humas Polri, dikutip dari Kompas.com, Senin (13/4/2020).

Argo menuturkan, para sopir tersebut akan mengikuti pelatihan terlebih dahulu sebelum mendapatkan bantuan.

Pelatihan yang diberikan terkait protokol Covid-19 serta mengemudi. Nantinya, pelatihan akan dilaksanakan di tingkat polda hingga polres.

Setelah mengikuti pelatihan, Argo menuturkan, para sopir akan mendapatkan rekening bank.

"Nanti setelah menggunakan latihan, akan mendapatkan rekening dari salah satu bank pemerintah yang akan menyalurkan bantuan kepolisian," kata Argo.

Sumber dana tersebut berasal dari realokasi anggaran dari kegiatan Polri yang tidak bisa dilakukan selama wabah Covid-19, seperti kerja sama luar negeri.

Diberitakan, Presiden Joko Widodo mengatakan, sebanyak 197.000 sopir taksi, kernet, serta sopir bus dan truk akan diberikan insentif sebesar Rp 600.000 per bulan selama tiga bulan.

Hal itu disampaikan Jokowi dalam konferensi pers melalui sambungan konferensi video, Kamis (9/4/2020).

Program pemberian insentif bagi para sopir taksi, sopir bus, serta kenek bus dan truk itu dilakukan oleh Polri melalui program keselamatan.

Dana yang dianggarkan untuk program tersebut mencapai Rp 360 miliar.

"Ini seperti Program Kartu Prakerja yang mengombinasikan bansos dan pelatihan. Targetnya 197.000 pengemudi taksi, sopir bus, atau truk dan kenek. Akan diberikan insentif Rp 600.000 per bulan selama tiga bulan. Anggaran yang disiapkan sebesar Rp 360 miliar," kata Jokowi. (*)

 Sumber : Kompas.com /  Editor : Milna Miana
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Kamis, 14 Mei 2020 - 12:44:05 WIB

    Asyik! Driver Ojol Dapat Pinjaman Bunga Ringan Rp20 Juta dari BRI    

    Asyik! Driver Ojol Dapat Pinjaman Bunga Ringan Rp20 Juta dari BRI     HarianHaluan.com - PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) terus mengembangkan produk pembiayaan mikro. Kali ini dengan menggandeng Gojek dan Grab, BRI menciptakan skema pinjaman khusus bagi pengendara ojek online yang merupakan .
  • Ahad, 03 Mei 2020 - 22:48:55 WIB

    Asyik! Ojol dan Angkot Dapat Diskon BBM hingga 31 Juli

    Asyik! Ojol dan Angkot Dapat Diskon BBM hingga 31 Juli JAKARTA, HARIANHALUAN.COM -- VP Corporate Communication Pertamina Fajriyah Usman menyatakan ojek online dan supir angkot bisa mendapat pengembalian tunai atau cashback hingga 31 Juli 2020 mendatang..
  • Selasa, 24 Maret 2020 - 20:41:48 WIB

    Asyik! Penerima Kartu Prakerja Dapat Rp1 Juta per Bulan

    Asyik! Penerima Kartu Prakerja Dapat Rp1 Juta per Bulan JAKARTA, HARIANHALUAN.COM -- Presiden Joko Widodo akan mempercepat penyaluran Kartu Prakerja di tengah wabah Covid-19. Rencananya, penerima akan mendapat Rp 1 juta setiap bulannya selama 3-4 bulan..
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]