DPRD Padang Desak Pemko Berlakukan PSBB


Selasa, 14 April 2020 - 15:22:33 WIB
DPRD Padang Desak Pemko Berlakukan PSBB Kantor DPRD Padang.

PADANG, HARIANHALUAN.COM -- Pasien positif virus corona atau Covid-19 di Kota Padang terus bertambah setiap harinya. Hingga hari ini, 31 orang warga Kota Padang terkonfirmasi positif Covid-19. Ketua Komisi I DPRD Kota Padang Elly Thrisyanti Senin (13/4/2020) mengaku prihatin dengan semakin bertambahnya pasien positif Covid-19 di Kota Padang.

"Makin hari, korban makin bertambah. Kondisi seperti ini tentu tidak bisa kami biarkan. Kami mendesak Pemko Padang segara mengajukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB)," ujarnya.

Baca Juga : Di Depan Doni Monardo, Gubernur Rekomendasikan Pinago sebagai Penahan Abrasi

Dia mengatakan, Komisi I akan segera menggelar rapat dengan Gugus Covid-19 Kota Padang untuk mengetahui kondisi yang sebenarnya di lapangan. "Pemko Padang dan dewan tak boleh jalan sendiri-sendiri. Untuk itu, kami  minta pemko menyampaikan blue print atau kerangka kerja penanganan Covid-19 ke dewan," ungkapnya.

DPRD, katanya, akan terus melaksanakan fungsi pengawasannya terhadap penanganan Covid-19 ini. "Salah satu tugas kami adalah,  pengawasan. Setelah kami di Komisi I menggelar rapat internal, kami sepakat turun ke lapangan untuk mengawasi, terutana ke kecamatan-kecamatan," terangnya.

Baca Juga : Ini Besaran Zakat Fitrah dan Fidyah Tahun 2021 di Padang

Untuk diketahui, katanya, masalah krusial saat ini terletak di kecamatan. Kecamatan menjadi titik perhatian dalam rangka menekan penyebaran Covid-19. "Kecamatan tak hanya mensosialisasikan soal Covid-19, tetapi juga melakukan pendataan pembagian sembako bagi warga terdampak Covid-19," pungkasnya.

Dia menekankan, tak hanya kecamatan dan kelurahan, RT dan RW juga harus digerakan. Bahkan, masyarakat sendiri harus bertindak sebagai sosial kontrol. "Memutus mata rantai penyebaran Covid-19 tak hanya tugas pemerintah saja, tetapi juga semua elemen masyarakat. Misalnya, ada yang kumpul-kumpul, ada yang tidak pakai masker, ada yang terindikasi tapi tidak isolasi diri, maka masyarakat harus mengingatkan," jelasnya.

Baca Juga : Alhamdulillah, Perumda AM Padang Gratiskan Air Masjid dan Musala Selama Ramadan

Anggota DPRD Kota Padang Budi Syahrial mendesak Pemko Padang segara menyampaikan blue print penanganan Covid-19 ke DPRD Kota Padang. "Jika blue print tidak disampaikan kepada kami, bagaimana dewan mengawasi kinerja pemko dalam menangani Covid-19," cakapnya. 

Berdasarkan blue print itu, akan diketahui kerangka kerja pemko dalam menangani Covid-19. Saat ini, katanya,  antara pemko dan DPRD hanya jalan sendiri-sendiri. DPRD hanya diberikan protokol penanganan, bukan blue print penanganan Covid-19. "Sekarang kan itu, yang tidak pernah disampaikan kepada kami. Kami tidak tahu, plan A, plan B, jika terjadi kondisi ini, plan ini yang dilaksanakan. Nah, itu yang tidak disampaikan ke DPRD," tegasnya. (*)

Baca Juga : Aktifitas Balimau di Padang Dibubarkan Polisi

Reporter : Ade Budi Kurniati | Editor : Agoes Embun
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]