Balai Kaliki, Objek Wisata Baru Perkampungan Adat Minangkabau


Selasa, 14 April 2020 - 16:36:43 WIB
Balai Kaliki, Objek Wisata Baru Perkampungan Adat Minangkabau Kampung Adat Balai Kaliki, Nagari Koto Nan Gadang, Payakumbuh, Sumatera Barat. (shutterstock.com)

PADANG, HARIANHALUAN.COM - Bagi Anda pencinta wisata adat dan sejarah, jangan lewatkan untuk berkunjung ke Kampung Adat Balai Kaliki Kanagarian Koto Nan Gadang, Kota Payakumbuh, Sumatera Barat. 

Kampung Adat Balai Kaliki ini merupakan salah satu destinasi baru wisata budaya dan edukasi di Sumatera Barat yang diresmikan oleh Gubernur Sumbar pada akhir tahun 2019 lalu.

Menurut sejarahnya, kawasan kampung adat ini awalnya pada abad 17 akhir, merupakan suatu lahan kosong, di mana di daerah itu banyak terdapat kebun kalikih (pepaya) yang rimbun. Perkebunan ini membuat beberapa kaum menempati lahan tersebut.

Sejumlah kaum tersebut pada masa itu mulai bercocok tanam dan membuat permukiman di sana, yang kini menjadi kawasan Rumah Gadang Balai Kaliki. Rumah gadang ini merupakan hasil perdagangan hasil panen buah pepaya dan hasil lainnya.

Dari masa ke masa kawasan ini tidak mengalami perubahan zaman sampai saat sekarang, namun beberapa rumah telah mengalami kemajuan zaman di mana sebagian bangunan telah berganti dengan bangunan beton dan beberapa rumah gadang telah rusak dan hilang dari lokasi awal.

dikutip dari Instagram Kabarantau, kawasan ini berdiri berbagai macam tipe rumah gadang, karena didiami oleh beberapa macam kaum. Rumah gadang yang dibangun berbeda-beda tipenya, rumah gadang dari kalangan yang berpenghasilan tinggi mengalami perubahan dari dinding kayu menjadi pasangan bata spesi kapur,dan untuk kalangan menengah ke bawah pada masa itu membiarkan kondisi rumah gadang apa adanya.

Kondisi itu berlanjut hingga kini, di mana ragam rumah gadang yang terdapat pada kawasan ini masih berpedoman dari Batusangkar dan kolonial, di mana kapur masih terlihat di beberapa rumah gadang.

Dapat dilihat juga corak profil rumah gadang memakai tipe Eropa (kolonial), dan untuk profil kayu masih memakai tipe tradisional Minangkabau.

Setiap rumah gadang memiliki rangkiang yang berfungsi untuk menyimpan beras. Bangunan rangkiang ini untuk beberapa rumah gadang telah hilang.

Tatanan kawasan Kampung Adat Balai Kaliki terbilang rapi dari kawan yang lain, ditandai dengan susunan bangunan yang terdapat pada kawasan ini teratur dan berjarak dari jalan utama kota sehingga membuat kawasan ini ideal untuk lokasi tempat tinggal.(*)
 

 Sumber : berbagai sumber /  Editor : Nova Anggraini

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]