Kejari Bukittinggi 'Warning' Pemko Bukittinggi, Ada Apa?


Selasa, 14 April 2020 - 18:51:37 WIB
Kejari Bukittinggi 'Warning' Pemko Bukittinggi, Ada Apa?

BUKITTINGGI, HARIANHALUAN.COM - Pemko Bukittinggi secepatnya meminta pendampingan kepada Kejaksaan Negeri Bukittinggi terkait pergeseran (refusing) anggaran APBD yang akan digunakan untuk bantuan kepada masyarakat terdampak Covid 19.

Hal tersebut disampaikan Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Bukittinggi Fery Tas, SH. M.Hum. M.Si kepada Haluan.com di ruang kerjanya, Selasa (14/4).

Menurut Fery Tas, sebelumnya pihak Kejari Bukittinggi telah menjalin komunikasi dengan pihak Pemko Bukittinggi, supaya Pemko Bukittinggi membuat surat secara tertulis dan meminta pendampingan terhadap pergeseran anggaran APBD yang akan digunakan itu.

"Hingga saat ini, surat yang dimaksud belum diberikan atau belum diserahkan kepada kami. Oleh sebab itu, kami mengingatkan Pemko Bukittinggi. Karena kami melihat pemko telah mendistribusikan bantuan kepada masyarakat. Secepatnya surat pendampingan diserahkan. Jika nanti surat pendampingan tidak ada, maka kami akan melakukan pengawasan secara intern kami," tegasnya.

Pendampingan terhadap penggunaan dana bantuan dari APBD tersebut, tidak hanya dilakukan kejaksaan saja, namun juga didampingi BPKP dan Inspektorat.

"Jika nanti ditemukan ada oknum yang mengkorupsi dana bantuan bencana, maka hukumannya adalah hukuman mati," ungkapnya.(*)

Reporter : Yursil Masri /  Editor : Nova Anggraini

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]