66% Siswanya Lulus SNMPTN, Kepala SMA Semen Padang: Kami Siapkan Program Terukur Sejak Siswa Kelas X


Selasa, 14 April 2020 - 00:02:19 WIB
66% Siswanya Lulus SNMPTN, Kepala SMA Semen Padang: Kami Siapkan Program Terukur Sejak Siswa Kelas X Ilustrasi, SMA Semen Padang di Komplek Pabri PT Semen Padang. Dok/ist

PADANG, HARIANHALUAN.COM- SMA Semen Padang (SMASP) tercatat sebagai sekolah swasta yang siswanya paling banyak lulus pada jalur Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2020 dan Seleksi Nasional Masuk Politeknik Negeri (SNMPN) 2020 diantara sekolah swasta lain di Kota Padang.

Adapun siswa yang diterima melalui jalur SNMPTN sebanyak 31 orang dan melalui SNMPN (politeknik Negeri) 7 orang.

Kepala SMASP, Mawardi mengatakan keberhasilan SMASP ini merupakan kebahagiaan tersendiri bagi pihak sekolah.

"Pencapaian ini merupakan suatu kebahagian tersendiri bagi kami sebagai pendidik di SMASP. Untuk itu kami memanjatkan puji syukur kepada Allah SWT atas keberhasilan ini. Adapun keberhasilan ini tentu tidak terlepas dari usaha dan kerjas keras serta program kerja sekolah yg telah disusun secara terencana dan terukur," ungkap Mawardi saat dihubungi Harianhaluan.com di Padang, Selasa (14/04/20).

Lebih lanjut Mawardi mengatakan semua usaha dan kerja keras program sekolah ini dilakukan secara berkelanjutan semenjak siswa berada di kelas X oleh guru dan pimpinan sekolah yang selalu dilakukan pengawasan oleh Pengurus Yayasan Igasar.

"Oleh sebab itu, saya selaku kepala sekolah mengucapkan terima kasih kepada pimpinan sekolah sebelumya, guru dan karyawan, komite sekolah dan pengurus yayasan Igasar serta kepada siswa," jelasnya.

Mawardi menyebutkan bila dibandingkan dengan tahun lalu secara persentase tingkat kelulusan siswa sangat jauh peningkatannya, yaitu tahun 2019 tercapai sebanyak 30% dan tahun 2020 sebanyak 66%.

Ia berharap bagi siswa yang diterima melalui jalur SNMPTN, tetap menjaga nama baik sekolah dan bagi yang belum diterima tetap berkomunikasi dwngan pihak sekolah.

"Kepada siswa yang telah lulus, tetap jaga nama baik sekolah baik dari segi tingkah laku dan teruslah berprestasi, sebab hal ini akan berpengaruh terhadap sekolah kedepannya. Terhadap siswa yang belum diterima, peluang ananda belum tertutup, masih banyak peluang lainnya, untuk itu teruslah berkomunikasi dengan pihak sekolah. Kedepannya SMASP akan terus berusaha menjadi yang terbaik, oleh sebab itu kami mengajak kepada bapak/ibu orang tua agar mempercayakan anaknya dididik di SMASP," tutupnya.

Sementara itu, Kepala SMASP periode sebelumnya, Zaiful Anwar turut bahagia mendengar kabar baik tersebut.

"Alhamdulillah, ternyata strategi yang sudah dirancang mendatangkah hasil yang maksimal. Pemberdayaan Bimbingan dan Konseling yang saya percayakan penuh untuk mempersiapkan Pesdik yang mempunyai potensi untuk bisa menembus Perguruan Tinggi Negeri berjalan sebagaimana yang diharapkan. Sedari dini hal ini sudah diterapkan, sejak Pesdik itu baru saja menginjakkan kaki di SMA Semen Padang sebagai Pesdik Baru di kelas X," ungkap Zaiful saat dihubungi Selasa malam.

Keberhasilan SMASP saat ini, diakuinya tidak lepas dari kolaborasi yanh diciptakan antara BK dengan Wali Kelas dan Bagian Kurikulum serta Guru Mata Pelajaran, dibawah pengawasan langsung Kepala Sekolah. Selain itu kehadiran dna dukungan orang tua juga memegang peranan penting.

Ia berpesan formula ini tetap berjalan optimal dan terus dilakukan perbaikan jika ada kelemahan yang ditemui.

"Kerjasama yang sudah terjalin antar unit di sekolah tentunya tetap dipertahankan, terus ditingkatkan. Demikian pula halnya dengan orang tua, yang diminta tidak ada yang merasa enggan untuk membicarakan masa depan anaknya. BK tetap komit dengan programnya dan memperbaiki prosedural kerja yang mungkin masih ada yang belum pas, sehingga dari tahun ke tahun, jumlah Pesdik yang bisa diantarkan oleh sekolah tanpa harus melalui tes, semakin banyak," tuturnya.

Zaiful berharap, tahun depan persentase keberhasilan ini kembali naik.

"Mungkin saja tidak dari sisi jumlah, karena keberhasilan suatu sekolah di Jalur SNMPTN bukan ditentukan oleh jumlah Pesdik yang lolos, melainkan persentase keberhasilan dari siswa terseleksi dibagi dengan posisi akreditasi. Jumlah pesdik lulus dibagi dengan jumlah Pesdik lolos seleksi, kemudian dikali dengan angka 100%, hasilnya adalah persentase ketercapaian, prosentase keberhasilan. Hasilnya itulah bukti kualitas dari sekolah yang bersangkutan. Rumus sederhananya adalah : jumlah lulus/jumlah peserta seleksi x 100% = % keberhasilan," tutupnya. (*)

Reporter : Yesi Yeswita /  Editor : David Rm Bungsu

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]