Kabar Gembira! Sebelum Ramadan, Dana Desa Rp600 Ribu Perbulan Sudah Cair


Rabu, 15 April 2020 - 20:24:19 WIB
Kabar Gembira! Sebelum Ramadan, Dana Desa Rp600 Ribu Perbulan Sudah Cair ilustrasi dana desa

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM -- Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Abdul Halim Iskandar mengatakan, masyarakat yang terdampak wabah virus Corona (COVID-19), akan mendapatkan bantuan langsung tunai (BLT) dari Dana Desa sebesar Rp600 ribu per bulan. Pemberian ini akan diberikan selama tiga bulan.

Dampak dari COVID-19, banyak masyarakat yang kena pemutusan hubungan kerja (PHK). Sebab itu, bantuan dari pemerintah, salah satunya BLT sangat dibutuhkan. Pemerintah memberikan BLT senilai Rp 22,4 triliun yang ditujukan kepada 12.487.646 kartu keluarga miskin. BLT ditujukan utamanya untuk keluarga miskin non PKH atau masyarakat yang menerima Bantuan Pangan Non Tunan (BPNT), yang belum mendapatkan kartu prakerja, kehilangan mata pencaharian, belum terdata (exlusion error) dan mempunyai anggota keluarga yang rentan sakit menahun atau kronis.

Baca Juga : Menkes Ungkap Penyebab India Diterjang Tsunami Covid-19

"Ini sangat dibutuhkan oleh masyarakat, apalagi minggu ketiga bulan April sudah masuk bulan Ramadhan," kata Halim di Jakarta, Rabu (15/4/2020) dilansir dari haluan.co (Haluan Media Group).

BLT Dana Desa dapat dicairkan sebelum memasuki bulan Ramadan, supaya bisa dibuat untuk kebutuhan sehari-hari, khususnya di bulan puasa. Sebelum menerima, ada beberapa tahapan yang harus dilalui oleh penerima yakni:

Baca Juga : Ini Sosok Jozeph Paul Zhang, Penista Islam

  1. Dilakukan pendataan oleh Relawan Desa lawan COVID-19.
  2. Pendataan terfokus dari RT, RW, dan Desa.
  3. Hasil pendataan sasaran keluarga miskin dilakukan musyawarah Desa Khusus atau musyawarah insidentil dilaksanakan dengan agenda tunggal, yaitu validasi dan finalisasi data.
  4. Legalitas dokumen hasil pendataan ditandatangani oleh kepala desa.
  5. Dokumen hasil pendataan diverifikasi desa oleh kepala desa dilaporkan kepada Bupati atau walikota melalui camat dan dapat dilaksanakan kegiatan BLT dana desa dalam waktu selambat-lambatnya lima hari kerja per tanggal diterima di kecamatan.

Sementara itu, untuk penyaluran dilaksanakan pemerintah desa dengan metode non tunai (cash less) setiap bulan. Jangka waktu dan besaran pemberian BLT dana desa dilakukan selama 3 bulan terhitung sejak April 2020. Besaran BLT dana desa per bulan sebesar Rp600 ribu per keluarga. Jadi, setiap keluarga mendapatkan Rp1,8 juta per tiga bulan.

"Untuk monitoring dan evaluasi dilaksanakan oleh badan permusyawaratan desa (BPD), camat, dan inspektorat kabupaten/kota. Penanggung jawab penyaluran BLT dana desa, tetap kepala desa," tutup Abdul Halim. (*)

Baca Juga : Ketua DPD RI Minta Pemerintah Tegur TikTok, Ada Apa?

Editor : Agoes Embun | Sumber : Haluan Media Group
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]