PAD Kota Padang Diprediksi 'Terjun Bebas' akibat Corona


Kamis, 16 April 2020 - 12:56:42 WIB
PAD Kota Padang Diprediksi 'Terjun Bebas' akibat Corona Ilustrasi

PADANG, HARIANHALUAN.COM -- Wabah virus corona atau Covid-19 yang melanda Kota Padang akan berimbas kepada pendapatan daerah.

"Terkait dengan pendapatan, melihat potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD), dengan adanya wabah Covid-19 ini, saya memprediksi drastis akan turun," ungkap Wakil Ketua DPRD Kota Padang Ilham Maulana, Kamis (16/4/2020).

Dikatakannya, walau tidak ada wabah Covid-19, tidak pernah pencapaian itu 100 persen dari dinas-dinas yang diploting akan mendulang pendapagan luar biasa.

"Target untuk tahun 2020 ini dikisaran Rp800 miliar, dan di 2021 Rp1 triliun. Kalau saya melihat, selama 10 tahun menjabat di DPRD Kota Padang, tak satu pun dinas yang mencapai angka di 100 persen," ungkapnya.

Rata-rata selama ini, jelasnya lagi, dikisaran angka 80 persen. Dengan adanya wabah Covid-19, ia malah memprediksi di bawah 50 persen.

"Kalau sekarang, saya yakin terjun bebas, kurang dari 50 persen. Untuk mencapai posisi 50 persen aja, wallahu'alam," tegasnya.

Pasalnya, katanya, dari Januari sampai Maret 2020, posisi capaian PAD belum ada apa-apanya.

"Kami  lihat, per Januari ke posisi Maret, itu belum ada apa-apanya," cakapnya.

Dikatakannya, akibat wabah Covid-19, yang dratis turun adalah pajak hotel, tempat hiburan, dan perparkiran.

Anggota DPRD Kota Padang Helmi Moesim juga menilai hal yang sama , dengan adanya wabah Covid-19,  akan menyebabkan turunnya pendapatan daerah bahkan turun drastis. 

"Pasalnya, pemasukan daerah makin berkurang seperti, hotel, restoran, dan lainnya," ujarnya.

Untuk itu, Pemko Padang harus putar otak untuk mengatasi hal tersebut khususnya jika wabah corona ini sudah habis. (*)

Reporter : Ade B. Kurniati | Editor : Milna Miana
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]