208 Kuota Penerima BLT Pasaman Masih Tersisa, Buruan Daftar!


Kamis, 16 April 2020 - 15:06:51 WIB
208 Kuota Penerima BLT Pasaman Masih Tersisa, Buruan Daftar! Kasatlantas Polres Pasaman, AKP Bezaliel Mendrofa, saat memberikan arahan dan informasi terkait program bantuan langsung tunai bagi para sopir angkutan umum dan tukang ojek di Markas Satlantas Polres setempat, Kamis (16/04).

PASAMAN, HARIANHALUAN.COM -- Kepala Satuan Lalulintas (Satlantas) Kepolisian Resor Pasaman, Sumatera Barat, AKP Bezaliel Mendrofa merilis jumlah kuota penerima bantuan langsung tunai (BLT) daerah itu untuk kategori pengemudi angkutan umum, truk dan ojek pangkalan berjumlah 400 orang.

"Hingga tutup pendaftaran untuk hari ini, untuk calon penerima kategori supir angkutan umum dan truk sudah masuk sekitar 116 orang, sementara untuk kategori tukang ojek sekitar 76 orang sehingga bagi yang berminat agar segera menyerahkan berkas sebelum pendaftaran ditutup pada saat kuota sudah terpenuhi," kata dia, di Lubuksikaping, Kamis (16/4/2020).

Bagi yang sudah menyerahkan berkas, lanjutnya, langsung diberikan pelatihan materi pertama tentang standar protokol penanganan kesehatan dalam upaya mencegah penyebaran Covid-19 pada kluster angkutan umum dan ojek.

Pemusatan pelatihan dilaksanakan di ruangan perkuliahan Sekolah Tinggi Ilmu Hukum (STIH) Yayasan Pendidikan Pasaman (Yappas), dengan perkiraan lama waktu pemberian materi selama 45 menit sampai satu jam.

"Pelatihan kedua dan ketiga akan diberikan sekali sebulan pada bulan berikut, daftar hadir atau absensi setiap mengikuti pelatihan akan dijadikan berkas dukungan untuk pencairan bantuan sebesar 600 ribu rupiah per bulan untuk setiap penerima selama tiga bulan melalui kartu ATM yang diberikan Bank Rakyat Indonesia tanpa dipungut biaya apapun," jelasnya.

Penerapan sistem pelatihan tersebut, ulasnya, bertujuan untuk menghemat biaya dan waktu bagi penerima bantuan, sehingga dana yang diberikan itu bisa bermanfaat bagi keluarga mereka nantinya.

Pihaknya berharap, bagi seluruh penerima bantuan itu nantinya mampu menerapkan seluruh materi yang diberikan guna membantu percepatan penanganan wabah Covid-19 dan sebagai langkah lanjut dalam mewujudkan keamanan,keselamatan, ketertiban dan kelancaran berlalulintas di jalan raya.

"Tetap lakukan standar protokol kesehatan yang berlaku dan selalu mematuhi aturan lalulintas karena setiap kecelakaan pasti diawali dari pelanggaran dan kelalaian dalam berlalulintas di jalan raya," imbaunya.

Pantauam Harianhaluan.com, disamping memadati posko pendaftaran calon penerima bantuan tersebut, sejumlah pengemudi ojek dan beberapa sopir angkutan juga menyempatkan diri mengurus Surat Izin Mengemudi (SIM) baik baru maupun perpanjangan masa berlaku.

Disamping sebagai salah satu syarat untuk mendapatkan bantuan, dokumen tersebut merupakan syarat wajib yang harus dimiliki setiap pengendara sesuai jenis kendaraan yang dioperasikan.

Diberitakan sebelumnya, masuk dalam kategori profesi yang turut terdampak wabah Covid-19, para sopir angkutan umum dan tukang ojek di Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat, akan diberikan bantuan sebesar Rp600 ribu per bulan selama 3 bulan untuk setiap orangnya.

"Bantuan tersebut merupakan kebijakan Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, yang disandingkan dengan pelaksanaan giat Operasi Keselamatan Lalulintas 2020, dengan Korlantas Mabes Polri sebagai pengendali program yang juga melibatkan jajaran satuan lalu lintas Kepolisian Resor (Polres) Pasaman," ungkap kasat lantas polres setempat, AKP Bezaliel Mendrofa, di Lubuksikaping, Rabu (15/4/2020). (*)

Reporter : Rully Firmansyah | Editor : Milna Miana
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]