Tebar Kebaikan di Tengah Pandemi Corona, Maru Saerejen Bantu Mahasiswa Mentawai


Jumat, 17 April 2020 - 12:43:43 WIB
Tebar Kebaikan di Tengah Pandemi Corona, Maru Saerejen Bantu Mahasiswa Mentawai Anggota DPRD Mentawai, Maru Saerejen

MENTAWAI, HARIANHALUAN.COM -- Maru Saerejen, anggota DPRD Mentawai tetap menebar kebaikan di tengah situasi badai virus corona yang melanda seluruh penjuru nusantara, khususnya di Kepulauan Mentawai. Kepeduliannya terhadap masyarakat Mentawai memang sudah menjadi komitmen seorang dewan perwakilan rakyat, menerima aspirasi dan keluhan Masyarakat itu yang paling utama baginya.

Meski belum mampu menjawab semua keluhan masyarakat, namun setidaknya ia telah menunjukkan sikap peduli terhadap rakyat. Baru-baru ini anggota parlemen dari partai Gerindra tersebut telah menyalurkan bantuan sembako kepada sejumlah mahasiswa yang terjebak di Padang akibat karantina wilayah yang tidak mengizinkan tranportasi laut dan udara membawa penumpang ke Mentawai.

Baca Juga : Bupati Benny Utama Sampaikan RPJMD ke DPRD

Untuk memberikan bantuan tersebut Ia pun rela menyumbangkan sebulan gajinya. "Ini saya lakukan demi rakyat, saya menerima banyak keluhan masyarakat, terlebih saat ini kita sedang dilanda bencana non alam, adek-adek mahasiswa yang di padang butuh bantuan, maka saya merespon keluhan, tentu dengan semampu saya," tuturnya kepada harianhaluan.com, Jumat (17/4/2020) di Tuapejat. 

Tidak berhenti disitu, baru-baru ini dia kembali membantu mahasiswa yang belum sempat mendapatkan bantuan berupa beras, mie instant dan telur untuk membantu kebutuhan dapur dalam sepekan. "Mudah-mudahan dapat sedikit membantu adek-adek mahasiswa se-Simalegi, Kecamatan Siberut Barat yang kebetulan belum sempat kita bantu pada pemberian bantuan yang pertama." 

Baca Juga : TSR VII Dharmasraya Bukber dengan Jamaah Masjid Baitul Amanah Panyubarangan

"Sebenarnya masih banyak mahasiswa yang terjebak di padang, namun kita mendorong pemerintah secepatnya mengambil langkah penyaluran bantuan bagi adik-adik yang berada di luar daerah Mentawai," timpalnya.

Hari ini Maru kembali merespon keluhan seorang Mahasiswi Mentawai yang dinyatakan positif berdasarkan hasil rapid test dan hasil swab labor Biomedik Fakultas Kedokteran Universitas Andalas (Unand) Padang dan diisolasi di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mentawai. Namun, karena semangat dan penuh keyakinan, dia berhasil mengeluarkan virus corona dalam tubuhnya dan dinyatakan negatif setelah uji spesimen yang kedua, kemarin.

Baca Juga : Mahyeldi Sebut Mendagri Bakal Berkunjung ke Sumbar

"Kita salut melihat semangatnya melawan virus corona, luar biasa tetap tegar dan tidak merasakan sesuatu hal layaknya seorang pasien yang merasakan gejala penyakit yang dirawat inap, justru masa isolasi dimanfaatkannya untuk mengisi waktu dengan kuliah online dan menyelesaikan beberapa tugas yang diberikan oleh dosen di tempat dia kuliah," tukasnya.

Keluhan tersebut sampai di telinganya, mulai bully di media sosial karena menganggap membawa virus ke Mentawai dan lain sebagainya, namun karena motivasi dan dorongan dari semua pihak, bully tersebut tidak dihiraukannya, hanya saja untuk lancarnya membuat tugas kuliah online tersebut, Ia mengeluhkan keterbatasan sarana belajar, misalnya  buku dan kertas sehingga sering menulis di kertas tissu. 

Baca Juga : Gelombang Laut 4 Meter Diprediksi di Samudera Hindia Barat Bengkulu

"Mendengar hal ini, saya terharu dan langsung saya membelikan kebutuhan dan meminta staf untuk mengantarkan kebutuhan belajar kepada Mahasiswi asal Dusun Pogari, Sipora Utara yang saat ini happy-happy saja di RSUD Mentawai, kemudian pesan saya tetaplah semangat, yakin dan berdoa kepada Tuhan bahwa segala kehidupan dan kematian adalah kekuasaan sang Ilahi, tetaplah berusaha jaga kesehatan dan ikuti anjuran dokter dan para medis, niscaya semua akan baik-baik saja, dan hindari membaca sosmed yang sifatnya bully-bully, " tutupnya. (*)

Reporter : Redi | Editor : Agoes Embun
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]