Dipercaya Ampuh, 8 Cara Hindari Diri dari Kuman Ini Ternyata Keliru


Jumat, 17 April 2020 - 13:28:20 WIB
Dipercaya Ampuh, 8 Cara Hindari Diri dari Kuman Ini Ternyata Keliru Ilustrasi

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Hampir setiap orang mempunyai cara agar terhindar dari kuman. Contohnya menekan tombol flush toilet pakai kaki.

Tapi, ternyata cara yang Anda lakukan selama ini untuk menghindari kuman ternyata bisa jadi keliru lho! Seperti 8 cara berikut ini yang ternyata keliru dalam menghindari kuman, dikutip dari Rdasia :

Baca Juga : Jakarta Masuk dalam Daftar Kota Termahal Dunia, Ini Penyebabnya


1. Pakai penutup dudukan toilet

Selama ini mungkin kita merasa lebih nyaman dan aman meletakkan selembar kertas tipis saat menggunakan toilet duduk yang ternyata bisa menyerap kuman hingga ke area bokong.

Baca Juga : Kabar Baik! Jaringan di Wilayah Sumatera akan Ditingkatkan Selama Ramadan

Tapi jangan khawatir, kulit kita secara alami sudah menjadi semua perlindungan yang dibutuhkan. Bakteri apa pun yang berpotensi bermasalah jika mau masuk ke tubuh, harus menemukan jalan terlebih dahulu melalui luka terbuka atau tangan.

2. Aturan lima detik

Baca Juga : Maksimalkan Pengalaman Aktivitas Digital di Momen Ramadan dan Idulfitri 1442 Hijriah

“Ah, belum lima detik”, adalah konsep yang dipakai hampir sebagian orang ketika dengan santai tetap memakan makanan yang sudah jatuh ke lantai. Berpikir bahwa jika belum lima detik bakteri atau kuman belum ada yang menempel di makanan itu salah besar loh!

Penelitian menunjukkan kalau ini hanya mitos. Semakin lama durasi waktu sesuatu kontak dengan permukaan yang kotor, maka semakin banyak bakteri yang menempel. Kuman bisa langsung menempel di hitungan secepat satu detik pun!

Baca Juga : Resep Kolak Pisang Tanpa Santan, Cocok untuk Berbuka Puasa

3. Tekan tombol lift dengan punggung tangan

Sebagian orang biasa menekan tombol lift tidak memakai jari tangan tapi dengan punggung tangan, demi menghindari bakteri dan virus. Tahukah sebetulnya trik ini dikatakan oleh Nidhi Ghildayal, PhD, seorang peneliti penyakit menular, tidak terlalu efektif. Sebab, bagian belakang tangan, seperti halnya bagian depan tangan juga memiliki kemungkinan untuk menyentuh wajah atau area rentan lainnya.

4. Selalu pakai hand-sanitizer

Membersihkan tangan menggunakan hand-sanitizers memang praktis dilakukan saat tidak ada air dan sabun. Tapi terlalu sering, juga dapat memberikan dampak negatif untuk kesehatan.

Dikatakan Nidhi, menggunakan hand-sanitizer berlebihan menyebabkan bakteri alami pada kulit jadi terkikis sehingga menjadikan area kulit tangan jadi lebih rentan terhadap bakteri lainnya.

5. Pakai sarung tangan di dalam ruangan

Sekarang banyak orang yang pakai sarung tangan karet ketika berbelanja di supermarket, karena takut menyentuh benda seperti gagang troli, gagang pintu, atau apapun yang berpotensi kotor. Padahal sarung tangan kemungkinan besar menyerap, sehingga bakteri dan virus tetap bisa menempel dan hidup di sarung tangan. Buruknya lagi, bisa juga kita tak sadar memegang ujung jari sarung tangan dengan mulut saat melepas sarung tangan.


6. Menekan tombol flush toilet dengan kaki

Satu lagi trik yang salah, flush memang mengandung banyak bakteri lalu sebagian orang menganggap lebih aman jika menekan tombol flush memakai kaki daripada tangan. Padahal lantai dan bagian bawah sepatu lah yang umumnya jadi bagian paling kotor dari kamar mandi.

Cara terbaik untuk menghindari perpindahan kuman, ialah dengan menekan tombol flush memakai tangan, setelah itu langsung cuci tangan memakai air dan sabun sampai benar-benar bersih.

7. Membersihkan dapur dengan lap antibakteri

Jika dilakukan dengan lap antibakteri yang tidak diganti, maka pada akhirnya menyebarkan bakteri di sekitar ruangan dapur. Saat mengelap dapur dengan lap antibakteri, kita juga wajib membiarkan permukaan benda harus tetap basah selama empat menit atau lebih setelah dilap jika ingin semua peralatan jadi bersih. Lagipula, ada beberapa bakteri berbahaya yang tetap bertahan dari pembersihan sepintas ini, karena bisa dihilangkan dengan solusi pembersihan yang lebih kuat.

8. Memakai lengan baju untuk membuka pintu kamar mandi

Memakai pakaian, misalnya bagian lengan baju untuk membuka gagang pintu sebenarnya tidak membantu menghindari kuman. Karena bakteri yang ada di pegangan pintu hanya akan pindah ke pakaian. Bakteri yang ada bisa bertahan pada patogen dengan mudah, dan saat tangan kita menyentuh pakaian itu maka akan terkontaminasi. Cara terbaik ialah dengan memakai sesuatu yang sekali pakai, seperti paper towel.(*)

Editor : Nova Anggraini | Sumber : okezone
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]