Waspada Covid-19, Petugas Perbatasan Solsel-Kabupaten Solok Jalani Rapid Test


Jumat, 17 April 2020 - 19:32:06 WIB
Waspada Covid-19, Petugas Perbatasan Solsel-Kabupaten Solok Jalani Rapid Test Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Solok Selatan, Novirman.

SOLOK SELATAN, HARIANHALUAN.COM - Sebanyak 29 orang petugas pos perbatasan Solok Selatan (Solsel)-Kabupaten Solok di Ulu Suliti Kecamatan Koto Parik Gadang Diateh (KPGD) diperiksa menggunakan rapid test. Hal itu dilakukan pasca diumumkan satu orang positif Covid-19 di Surian Kabupaten Solok.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Solsel, Novirman mengatakan dari 29 orang petugas gabungan Pos perbatasan Ulu Suliti yang telah dilakukan Rapid test, 10 orang dinyatakan negatif Covid-19. "Dari informasi terakhir, 10 orang petugas negatif," ujarnya pada harianhaluan.com, Jumat (17/4/2020).

Baca Juga : TSR VII Dharmasraya Bukber dengan Jamaah Masjid Baitul Amanah Panyubarangan

Rapid test, imbuhnya untuk antisipasi karena wilayah terpapar positif Covid-19 di Surian, berdekatan dengan perbatasan Solsel.  Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, hingga Jumat, (17/4/2020) mencatat 3.524 orang berstatus Notifikasi, 12 orang berstatus Orang Dalam Pemantauan (ODP), dan 4 orang berstatus Pasien Dalam Pengawasan (PDP)

"Saat ini ada satu PDP yang di rawat diruang isolasi RSUD Solsel yang berasal dari Tanggerang, Banten. Pasien ini berdomisili sementara di Kecamatan KPGD," ujar Novirman.

Baca Juga : Mahyeldi Sebut Mendagri Bakal Berkunjung ke Sumbar

Selanjutnya, kata Novirman, tiga PDP lainnya dimana, satu dirujuk ke RSUP M.Djamil di Padang. Dan satu PDP yang dirawat di RSUD Solsel telah pulang dan dinyatakan negatif Covid-19 setelah hasil uji Swab diumumkan, Kamis (16/4/2020) yang bersamaan dengan hasil uji Swab dari petugas medis RSUD Solsel yang dinyatakan negatif. "Untuk petugas medis yang negatif Covid-19 dirawat mandiri di rumah," katanya.

Ia mengatakan, RSUD Solsel telah memiliki 46 orang petugas tambahan yang terdiri dari 15 perawat, 10 orang Bidan, 4 orang penyelenggara jenazah, dua sekuriti satu petugas kebersihan dan sisanya tenaga medis lainnya.

Baca Juga : Gelombang Laut 4 Meter Diprediksi di Samudera Hindia Barat Bengkulu

"Sebetulnya, kami masih butuh lima orang dokter namun tidak ada yang mendaftar, sementara terpaksa memberdayakan tenaga dokter organik di RSUD Solsel," sebutnya.

Menurutnya, ditiap Puskesmas di Solsel juga sudah menyediakan dua tempat tidur sebagai tempat dirawat PDP. Sedangkan di RSUD Solsel memiliki sembilan tempat tidur di ruang isolasi.

Baca Juga : Pelantikan 2 Bupati Terpilih di Sumbar Digelar 26 April 2021

"Kami berharap masyarakat selalu mengikuti anjuran Pemerintah dalam upaya mengantisipasi penyebaran Covid-19. Dan diimbau pada perantau untuk tidak pulang dulu, sayang anak kemenakan dan keluarga di kampung," tutupnya. (*)

Reporter : Jefli | Editor : Heldi Satria
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]