Covid-19 Tembus 2,24 Juta di Dunia, AS Masih Tertinggi


Sabtu, 18 April 2020 - 08:51:25 WIB
Covid-19 Tembus 2,24 Juta di Dunia, AS Masih Tertinggi Ilustrasi

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Jumlah pasien positif terinfeksi virus Corona di seluruh dunia hingga Sabtu, 18 April 2020 telah mencapai 2,24 juta orang. Amerika Serikat jadi negara dengan jumlah pasien terifenksi paling besar di dunia, mendekati angka 700 ribu orang.

Hal ini terangkum dari data John Hopkins University. Pandemi Covid-19 telah menjangkiti setidaknya 185 negara dan menewaskan 153,822 orang.

Baca Juga : Bejat! Ayah Perkosa Anak Kandung Berkali-kali Hingga Hamil

Di Negeri Paman Sam, jumlahnya pasien positif mencapai 699.706 orang dan setidaknya 34,575 meninggal. Penderita virus corona di AS sejauh ini paling tinggi sejagad.

Setelahnya ada Spanyol dengan pasien terinfeksi 190.839 orang, disusul Italia 172,434 orang, Perancis 149.130 orang dan Jerman sebanyak 141.397 pasien terinfeksi.

Baca Juga : Gempa Magnitudo 6,1, Pemkab Malang Tetapkan Status Tanggap Darurat Bencana

Sementara itu di Indonesia, mengacu data Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, hingga 17 April 2020 mencapai 5.923 positif. Kabar baiknya, jumlah pasien yang pulih 607 orang dari korban meninggal 520 orang.

Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto, mengatakan orang yang sembuh dan terus bertambah setiap hari. Berdasarkan data Kementerian Kesehatan, pasien sembuh terbanyak masih di DKI Jakarta, yang menjadi epicentrum COVID-19 di Indonesia.

Baca Juga : Ini Penjelasan Peneliti ITS Soal Gempa Malang

Terbanyak berikutnya yakni Jawa Timur dengan total 94 pasien sembuh, kemudian Sulawesi Selatan dengan 43 pasien sembuh. Berikutnya adalah Jawa Barat dengan 41 pasien sembuh dilanjutkan dengan Bali dan Jawa Tengah masing-masing 33 pasien sembuh.

Pemerintah, kata Yurianto, juga fokus menambah dan memperluas laboratorium PCR dari 34 menjadi 79. Dengan bertambahnya kasus positif setiap hari, artinya penularan dan penyebaran virus corona masih terjadi.

Baca Juga : Ini Rincian Fasilitas Publik yang Rusak Akibat Gempa Malang

"Penularan masih terus terjadi, dan ini sudah menjadi bencana nasional. Mari berpartisipasi lebih serius, pastikan kita tidak tertular dan tidak menulari," kata Yurianto, Jumat (17/4/2020). (*)
 

Editor : Heldi Satria | Sumber : CNBC Indonesia
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]