Tumbang! Pengusaha Travel di Pasaman Terdampak Covid-19


Sabtu, 18 April 2020 - 19:53:43 WIB
Tumbang! Pengusaha Travel di Pasaman Terdampak Covid-19 Syaiful

PASAMAN BARAT, HARIAN HALUAN.COM - Pengusaha Travel Ratu Pasaman Jaya Simpang Empat, Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar) mengeluhkan merosot dan minimnya pemasukan karena tidak adanya penumpang semenjak berjangkitnya virus covid-19 akhir-akhir ini.

Direktur Travel PT Ratu Pasaman Jaya Saiful saat ditemui haluan.com dikantornya, Sabtu (18/4/2020) mengatakan, semenjak adanya wabah covid 19, PT. Ratu Pasaman Jaya boleh dikatakan tidak jalan karena tidak adanya penumpang yang akan berangkat untuk berpergian.

Baca Juga : Investor China Bakal Buka Tambang Batu Bara

"Pemasukan kita merosot tajam dan bisa dikatakan tidak ada pemasukan sama sekali karena usaha travel ini tidak jalan sejak covid 19 dinyatakan masuk ke Indonesia," ungkapnya.

Dijelaskan, selama ini ada 10 unit armada yang tergabung dengan PT. Ratu yang selalu siap mengantarkan penumpang ke setiap trayek yang ditentukan oleh perusahaan. 

Baca Juga : Harga Kebutuhan Pokok di Pasar Lubuk Buaya Padang Mulai Normal

Namun karena imbas dari covid 19 saat ini, tinggal satu unit travel yang beroperasi. 

Hal itu disebabkan tidak adanya penumpang yang berangkat sehingga membuat pendapatan menurun secara drastis, bahkan untuk beli BBM saja kadang susah, sementara pihak leasing tidak memberikan kelonggaran bagi travel yang masih terikat dengan leasing.

Baca Juga : Batam Night Market Bangkitkan Ekonomi UMKM Terdampak Pandemi

"Imbas dari covid 19 ini, travel yang tergabung sampai hari ini hanya beroperasi 1 unit travel saja, bahkan bisa dikatakan mati total, dikarenakan tidak adanya penumpang, sebab masyarakat saat ini takut berpergian karena takut terkena imbas virus covid 19 ini," jelas Saiful.

Ipul menambahkan, bila ada travel yang beroperasi, itu pun karena ada penumpang mendadak karena kepentingan yang wajib berangkat, bahkan kadang penumpang yang diantar paling banyak hanya 3 orang hingga terpaksa pulangnya kosong sehingga untuk biaya operasi dan biaya BBM pun tak tertutupi.

Baca Juga : Bank Nagari Serahkan Hadiah untuk Pemenang Lomba Karya Tulis Jurnalistik

"Sebelum adanya covid 19, setiap hari travel yang beroperasi bisa mendapat pemasukan bersih sebesar Rp500 ribu, namun dampak covid 19 ini  untuk membeli minyak pun tak tertutupi," pungkasnya.

Ia berharap keadaan saat ini cepat berlalu, sehingga usaha travel yang telah ia geluti selama ini bisa berjalan dengan normal sebagaimana biasanya.(*)

Reporter : M. Fadli | Editor : Nova Anggraini
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]