Viral! Petugas Jenazah Covid-19 Naik Perahu Karet ke Pemakaman


Ahad, 19 April 2020 - 21:03:32 WIB
Viral! Petugas Jenazah Covid-19 Naik Perahu Karet ke Pemakaman Petugas pengantar jenazah Covid-19 dari DLH Padang harus menyeberang sungai untuk ke pemakaman. Jenazah yang diantarkan tersebut adalah kasus negatif Covid-19.

PADANG, HARIANHALUAN.COM -- Dibalik mewabahnya virus Covid-19, terselip pula beberapa kisah yang membuat air mata menetes. Salah satunya, perjuangan para petugas pemakaman jenazah. Tidak jarang, petugas ini harus menghadapi rintangan seperti penolakan dari warga hingga melalui medan yang sangat sulit ketika mengantarkan jenazah.

Minggu (19/4/2020), sebuah postingan mengenai pengantar jenazah pun viral di media sosial. Diposting oleh akun @lambe_turah, petugas jenazah dari DLH Kota Padang terlihat harus menyeberangi sungai untuk bisa mengantarkannya hingga ke pemakaman. Begitu juga di slide kedua postingan, juga terlihat petugas jenazah dari DLH Kota Padang menguburkan jenazah setelah 12 jam terkatung-katung karena penolakan. 

Baca Juga : Pemko Padang Gelar Bimtek PPRG Tahun 2021

Hal tersebut dibenarkan oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Padang, Mairizon. Postingan tersebut adalah kegiatan dari petugas DLH Kota Padang pada Sabtu kemarin. Dimana, saat itu pihak keluarga dari salah seorang pasien yang negatif terjangkit Covid-19 minta dikuburkan di daerah Koto Baru, Kabupaten Solok. Kebetulan, pemakaman tersebut berada di seberang sungai dan hanya bisa dilalui oleh perahu. 

"Jenazah itu meninggal di Padang. Tapi, pihak keluarga meminta untuk dikuburkan di kampung halamannya. Makanya, petugas dari Padang yang sudah berpakaian lengkap itu langsung ke lokasi pemakaman. Sebab, penanganannya harus sesuai dengan protap Covid-19 yang dianjurkan WHO," jelas Mairizon saat dihubungi Minggu malam.  

Baca Juga : Pandemi Belum Reda, Warga Padang Takut Berobat ke Puskesmas

Dia menyebutkan sengaja membentuk tim pengantar dan pemakaman jenazah Covid-19 Kota Padang. Tim tersebut berisikan delapan orang pegawai DLH. "Ini instruksi Pak Wali Kota Mahyeldi untuk membentuk tim karena ini merupakan kewajiban Pemkot Padang," katanya.

Ditambahkannya, tidak jarang ada permintaan keluarga untuk dimakamkan di kampung halaman yang jaraknya cukup jauh. "Tetap kita antar dan makamkan di ke luar daerah jika seandainya keluarga memintanya," kata Mairizon. 

Baca Juga : Jumlah Penerima BST di Padang Berkurang 2 Ribu KPM

Tercatat selain ke Kabupaten Solok, juga pernah tim ini mengantar dan memakamkan ke Pasaman yang berjarak lebih dari 185 kilometer dari Kota Padang. "Kita selalu ikut mengantarkan. Bahkan Pak Wali Kota Mahyeldi juga ikut mengantarkan ke luar daerah itu," kata Mairizon. 

Untuk proses pengantaran dan pemakaman jenazah tersebut, keluarga korban tidak dipungut biaya. "Termasuk juga jika ke luar daerah. Semuanya ditanggung Pemko Padang," jelas Mairizon. (*)

Baca Juga : Di Depan Doni Monardo, Gubernur Rekomendasikan Pinago sebagai Penahan Abrasi

Editor : Agoes Embun
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]