Inilah Perlindungan Pemerintah terhadap WNI di Luar Negeri Saat Covid-19


Ahad, 19 April 2020 - 21:20:17 WIB
Inilah Perlindungan Pemerintah terhadap WNI di Luar Negeri Saat Covid-19 Menteri Luar Negeri, Retno Matsuri

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM -- Menteri Luar Negeri (Menlu), Retno Marsudi menyampaikan melalui konferensi video terkait salah satu isu tentang perlindungan warga negara Indonesia (WNI) di Luar Negeri. Beberapa hal yang disampaikan Menlu pada kesempatan tersebut, salah satunya adalah kepulangan para anak buah kapal (ABK) hingga tanggal 17 April 2020 dengan total 10.009 ABK.

“Dari jumlah tersebut, sekitar 57% tiba melalui Bali, baik melalui Jalur Udara (Bandara Internasional Ngurah Rai) dan Jalur Laut (Benoa),” ujar Menlu. 

Baca Juga : JK-Surya Paloh Bisa Berkolaborasi untuk Anies Baswedan di Pilpres 2024

Dia menyampaikan, apresiasi kepada Pemda Bali dan seluruh Satgas Covid-19 di tingkat pusat maupun daerah atas koordinasi dan kerjasama yang baik. Semua WNI, menurut Menlu, harus menjalani protokol kesehatan termasuk karantina saat ketibaan. “Kami memahami beban Pemda Bali. Untuk itu, Kemlu telah berkomunikasi dengan pihak prinsipal (operator kapal pesiar) untuk juga membantu proses karantina di Bali,” imbuh Menlu. 

Kemudian, untuk kepulangan para warga negara Indonesia (WNI) dari Malaysia per 16 April 2020, tercatat 61.743 WNI telah kembali ke Indonesia sejak Pemerintah Malaysia pertama kali menerapkan MCO. Rinciannya, melalui laut sebanyak 45.165, melalui jalur darat sebanyak 9.181 dan melalui udara sebanyak 7.397. 

Baca Juga : Reshuffle Kabinet Jokowi, Nadiem Makarim Layak Diganti?

Di waktu yang lalu, juga dibahas mengenai bantuan sembako bagi WNI yang paling terdampak selama pemberlakuan MCO di Malaysia. Disamping itu terdapat pula sumbangan ormas per masyarakat yaitu 40.447 paket. Sehingga secara keseluruhan sejumlah 121.223 WNI yang paling membutuhkan bantuan di Malaysia sudah terbantu. 

"Hingga 16 April 2020 jumlah sembako yang sudah didistribusikan oleh Perwakilan RI adalah 80.776 paket perorang,” ujarnya. 

Baca Juga : Gatot Nurmantyo Ikut Disuntik Vaksin Nusantara Terawan

Perwakilan di Malaysia, menurut Menlu, akan terus mendistribusikan bantuan sembako ini, sekali lagi untuk WNI yang rentan dan sangat membutuhkan selama masa MCO tanggal 28 April 2020. Tiga, untuk para WNI dari Arab Saudi, pada tanggal 10 April 2020 336 WNI telah dipulangkan. “Terdapat 55 orang jemaah umrah, 34 orang petugas haji, dan 247 WNI/PMI overstayers,” jelas Menlu. 

Pemulangan ini, sambung Menlu, dilakukan dengan menerapkan standar protokol kesehatan yang ketat termasuk pengujian kesehatan bagi WNI sebelum berangkat. “Dari pemeriksaan petugas kesehatan di Bandara, tidak ada WNI/PMI yang menunjukan gejala Covid-19,” imbuhnya. (*)

Baca Juga : Cuma HRS yang Dilaporkan Terkait Covid-19, Kuasa Hukum: Ada Diskriminasi

Editor : Agoes Embun | Sumber : Setkab.go.id
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]