Kowad dan Polwan Buka Dapur Umum Selama PSBB


Senin, 20 April 2020 - 10:47:03 WIB
Kowad dan Polwan Buka Dapur Umum Selama PSBB Ilustrasi

BOGOR, HARIANHALUAN.COM - Sejumlah personel pasukan Korps Wanita Angkatan Darat (Kowad) Kodim 0621/Kabupaten Bogor bersama anggota Polisi Wanita (Polwan) Polres Bogor membuka dapur umum di Kampung Cicadas, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, ditengah pembatasan sosial berskala besar (PSBB).

Kasat Binmas Polres Bogor, AKP Achmad Budi Santoso, menyebutkan, dari dapur umum itu mereka menghasilkan sejumlah paket makanan yang kemudian dibagi-bagikan ke masyarakat sekitar.

Baca Juga : Menaker: Pelindungan ABK Perikanan Indonesia Merupakan Hal Mutlak!

"Di hari ini kami telah mendsitribusikan 500 nasi bungkus dan 50 masker kain kepada warga sekitar," ujarnya, Ahad (20/4).

Kapolres Bogor, AKBP Roland Ronaldy mengatakan, kegiatan berupa dapur umum ini merupakan kegiatan rutin yang dilakukan Polres Bogor, Kodim 0621 dan jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor.

Baca Juga : Kemenkes Dorong Pengurus Masjid Tetapkan Jadwal Vaksinasi

"Ini merupakan kegiatan rutin yang kami lakukan bersama untuk membantu masyarakat di tengah pelaksanaan PSBB," kata Roland.

Di samping itu, menurut Roland, ada sebanyak 1.020 personel gabungan dari TNI-Polri dan Pemerintah Kabupaten Bogor terlibat pengawasan PSBB di wilayah Kabupaten Bogor Jawa Barat.

Baca Juga : Audiensi dengan Musisi Indonesia, Menko Airlangga akan Cari Solusi Konstruktif untuk Industri Musik

"Gabungan dari Polres Bogor, Kodim 0621/Kabupaten Bogor, dan Pemkab Bogor, itu total 1.020 orang," beber mantan penyidik di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) itu.

Menurut Roland, setiap personel disebar ke 55 titik pengawasan PSBB di berbagai sudut jalan raya Kabupaten Bogor selama 24 jam, dibagi menjadi tiga shift. Masing-masing shift diisi oleh empat orang personel.

Baca Juga : Menko Airlangga Sebut Tingkat Kesembuhan Covid-19 di Indonesia Semakin Membaik

Roland mengatakan, konsep pemberlakuan PSBB di Kabupaten Bogor serupa dengan DKI Jakarta dan daerah lain di Jawa Barat yang turut menerapkan serentak, salah satunya yaitu penumpang angkutan hanya boleh 50 persen dari kapasitas angkutan.(*)

Editor : Nova Anggraini | Sumber : republika
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]