Malaysia Catat 84 Kasus Baru Corona, 43 Diantaranya Mahasiswa


Senin, 20 April 2020 - 13:02:58 WIB
Malaysia Catat 84 Kasus Baru Corona, 43 Diantaranya Mahasiswa Ilustrasi pasien virus corona. (Chinatopix via AP)

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM -- Malaysia melaporkan 84 kasus baru virus corona pada Minggu (19/4/2020), 43 di antaranya adalah mahasiswa yang baru saja kembali dari Indonesia dan diidentifikasi sebagai klaster baru Covid-19.

Dengan penambahan itu maka total jumlah pasien positif corona di Malaysia menjadi 5.389 orang.

Seperti dikutip dari CNN Indonesia, Senin (20/4/2020), Direktur Jenderal Kementerian Kesehatan Noor Hisham Abdullah mengatakan klaster baru terdiri dari 43 mahasiswa Malaysia yang kembali dari Indonesia melalui Bandara Internasional Kuala Lumpur pada 16 April.

Kini para mahasiswa itu sedang menjalani karantina. "Tujuannya supaya kasus impor ini tidak menginfeksi penduduk setempat," ujar dia.

Selain penambahan kasus, Malaysia juga melaporkan satu kematian baru sehingga totalnya menjadi 89.

Pasien tersebut merupakan pria berusia 51 tahun dengan riwayat penyakit diabetes dan tekanan darah tinggi.

Hingga saat ini total 2.103 pasien yang masih dirawat di Malaysia. Sebanyak 46 di ICU di mana 26 di antaranya membutuhkan ventilator.

Sementara 3.197 pasien telah dinyatakan sembuh dan diperbolehkan pulang, termasuk 95 pasien yang dilaporkan keluar pada hari Minggu.

Angka tersebut menunjukkan tingkat kesembuhan pasien virus corona di Malaysia cukup tinggi. "Ini mewakili 59 persen dari jumlah total kasus," kata Hisham.

Malaysia memutuskan memperpanjang penguncian wilayah atau lockdown selama dua pekan hingga 28 April 2020.

Perdana Menteri Malaysia Muhyiddin Yassin mengatakan kebijakan itu dilanjutkan karena pemerintah masih terus berupaya mengendalikan pandemi Covid-19.

Lockdown pertama kali dimulai pada 18 Maret dan pada awalnya dijadwalkan hanya untuk dua pekan hingga 31 Maret, tetapi kemudian diperpanjang dua minggu hingga 14 April.

Sejak aturan itu berlaku, sebagian besar penduduk Malaysia yang berjumlah 32 juta orang diminta tinggal di rumah.

Mereka diperbolehkan meninggalkan rumah hanya untuk membeli kebutuhan pokok, obat-obatan atau makanan, serta keperluan mendesak. (*)

 Sumber : CNN Indonesia /  Editor : Milna Miana
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Rabu, 01 Juli 2020 - 20:59:22 WIB

    Malaysia Cuma Temukan 1 Kasus Positif Covid-19, RI Ada 1.385

    Malaysia Cuma Temukan 1 Kasus Positif Covid-19, RI Ada 1.385 HARIANHALUAN.COM - Hari ini, Rabu (1/7/2020) Malaysia mencatatkan angka cukup melegakan dalam kasus baru positif Covid-19. Malaysia mencatatkan hanya 1 kasus yang merupakan angka harian terendah sejak gelombang kedua pandemi .
  • Rabu, 13 Mei 2020 - 20:38:04 WIB

    Gawat! WNI Ilegal di Malaysia akan Dapat Bantuan Pemerintah

    Gawat! WNI Ilegal di Malaysia akan Dapat Bantuan Pemerintah Kementerian Luar Negeri RI menyatakan seluruh warga Indonesia yang paling rentan terdampak penguncian wilayah (lockdown) virus corona (Covid-19) di Malaysia, termasuk WNI yang tidak mengantongi dokumen sah, berhak mendapat ba.
  • Jumat, 17 April 2020 - 19:28:30 WIB

    Tega! Malaysia Usir Kapal Pengungsi Rohingya karena Takut Bawa Corona

    Tega! Malaysia Usir Kapal Pengungsi Rohingya karena Takut Bawa Corona KUALA LUMPUR, HARIANHALUAN.COM -- Malaysia mengusir sebuah kapal yang membawa 200 pengungsi Rohingya karena khawatir mereka membawa virus Corona (COVID-19). Hal ini memicu kekhawatiran bahwa ratusan pengungsi Rohingya it.
  • Ahad, 29 Maret 2020 - 17:54:25 WIB

    Malaysia Lockdown! Ribuan Migran Indonesia Pulang Melalui Batam

    Malaysia Lockdown! Ribuan Migran Indonesia Pulang Melalui Batam NASIONAL, HARIANHALUAN.COM -- Ribuan Pekerja Migran Indonesia (PMI) dari Malaysia pulang ke Tanah Air melalui Kota Batam, Kepulauan Riau. Mereka pulang ke Indonesia terkait dengan kebijakan lockdown oleh pemerintah Negeri Jir.
  • Kamis, 26 Maret 2020 - 22:28:57 WIB

    Masa Lockdown di Malaysia Diperpanjang, TKI Khawatir Kelaparan

    Masa Lockdown di Malaysia Diperpanjang, TKI Khawatir Kelaparan JAKARTA, HARIANHALUAN.COM -- Pusat Penyelesaian Permasalahan Warga Negara Indonesia di Malaysia (P3WNI) menyebut banyak tenaga kerja Indonesia di Negeri Jiran yang kelaparan akibat kebijakan pembatasan pergerakan atau lockdow.

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]