Soal Larangan Mudik, PAN Ingatkan Jokowi Jangan Sekedar Janji di Bibir Saja


Selasa, 21 April 2020 - 22:44:06 WIB
Soal Larangan Mudik, PAN Ingatkan Jokowi Jangan Sekedar Janji di Bibir Saja Suasana mudik lebaran 2017 lalu. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM -- Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) Yandri Susanto meminta kebijakan larangan mudik di tengah wabah virus corona (Covid-19) yang dikeluarkan Presiden Joko Widodo tak sekadar 'lip service' (janji di bibir saja).

Pemerintah harus menyertai kebijakan larangan mudik dengan kebijakan penghentian operasional transportasi umum seperti bus antar kota antar provinsi (AKAP), kereta api, atau pesawat.

"Tadi Presiden mengumumkan dilarang mudik, itu saya kira bagus, kita apresiasi, tapi tindakan pemerintah atau imbauan atau kebijakan pemerintah ini jangan setengah-setengah, jangan hanya lip service," kata Yandri dikutip dari CNN Indonesia pada Selasa (21/4/2020).

Dia menerangkan bahwa pemerintah harus menyiapkan aturan pendukung kebijakan larangan mudik yang mengatur penghentian operasional transportasi umum untuk mencegah pergerakan masyarakat.

Bila tak ada aturan pendukung, ia khawatir masyarakat masih akan berbondong-bondong membeli tiket dan pulang ke kampung halaman masing-masing.

"Kalau moda transportasi tidak dihentikan, mereka beli tiket sendiri, mereka pakai uang sendiri terus bus juga enggak akan berhenti kalau tidak dilarang dan itu tak bisa disalahkan tapi ikut dari pidato Presiden," ucap Yandri

"Kalau memang benar serius, bukan hanya pemanis kata harus diikuti dengan penghentian moda transportasi selama kurun puasa mudik dan lebaran," imbuhnya.

Jokowi melarang mudik pada Ramadan dan lebaran tahun ini untuk mencegah penyebaran virus corona. Larangan ini berlaku di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi; daerah yang menerapkan pembatasan sosial berskala besar (PSBB), dan zona merah penyebaran virus corona.

Mudik akan efektif dilarang mulai Jumat 24 April. Pemerintah baru akan memberikan sanksi kepada masyarakat yang bersikeras mudik mulai Jumat 7 Mei 2020. Polisi pun akan menyekat sejumlah ruas jalan perbatasan DKI Jakarta. (*)

Editor : Milna Miana | Sumber : CNN Indonesia
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]