Wah! 9 Lembaga Donor Ini Siap Bantu Media dan Jurnalis saat Covid-19


Rabu, 22 April 2020 - 15:08:59 WIB
Wah! 9 Lembaga Donor Ini Siap Bantu Media dan Jurnalis saat Covid-19 ilustrasi jurnalis

INTERNASIONAL, HARIANHALUAN.COM -- Wabah virus corona tidak hanya terkait isu kesehatan, namun telah menyeret ke krisis ekonomi secara global. Semua sektor perekonomian terkena imbas, termasuk media massa yang menjadi sumber informasi. Melihat hal tersebut, sejumlah organisasi donor dan lembaga yang bergerak di bidang media bergerak menyediakan pendanaan bagi jurnalis dan media lokal yang ingin meliput mengenai Covid-19 ini.

Dilansir dari Global Investigative Journalism Network (GIJN), berikut ini daftar media dan organisasi yang siap memberikan pendanaan terkait Covid-19:
1. National Geographic Society (Global)
National Geographic Society meluncurkan dana darurat untuk jurnalis di seluruh dunia yang ingin meliput COVID-19. Pendanaan berkisar antara 1.000 sampai 8.000 dollar (sekitar Rp 15,5 hingga 124,7 juta). Pendanaan tersebut mencangkup persiapan, tanggapan, dan dampak pandemi global ini yang harus diajukan melalui pelaporan berbasis bukti.

National Geographic fund akan menempatkan penekanan khusus pada penyampaian berita kepada populasi yang kurang terlayani. Tertarik pada model distribusi lokal dan bahkan hiper-lokal dan ingin melihat cerita ketidakadilan yang dibawa Covid-19. Penulis, fotografer, videografer, jurnalis audio, kartografer, pembuat film dan pakar visualisasi data dapat mengajukan permohonan untuk pendanaan ini.

2. Pulitzer Center (Global)
Pulitzer Center membuat sebuah program yakni Coronavirus News Collaboration Challenge. Program pendanaan ini dirancang untuk mendorong kolaborasi jurnalis dan redaksi yang inovatif tentang peliputan pandemi Covid-19 antar negara dan nasional.Program ini terbuka untuk semua jurnalis independen dan redaksi di Amerika Serikat dan negara lain.

Untuk mengajukan pendanaan ini, proposal yang diajukan harus terdapat komponen kolaborasi yang kuat untuk pelaporan dan publikasi. Fokus pada masalah sistemik, isu under-reported yang mendasari terjadinya krisis virus corona. Pendekatan yang digunakan berbasis data dan/atau interdisipliner untuk melaporkan berita mengenai virus corona. Pegang akuntabilitas yang kuat. Pulitzer Center menerima aplikasi oronavirus News Collaboration Challenge secara bergulir hingga akhir tahun ini.

3. Internews (Global)
The Internews Information Save Lives Rapid Response Fund menerima proposal pendanaan dari media, organisasi dan individu yang menyediakan berita dalam bahasa lokal dan bentuk informasi publik lainnya yang terkait dengan pandemi Covid-19 dan dampaknya. Pendanaan tersebut tersedia 500-5.000 dollar yang disediakan untuk penciptaan, produksi, dan penyebaran informasi terkait dengan Covid-19.

Berita yang disampaikan berisi informasi yang akan membuat orang tetap aman dan dapat menjadi acuan dalam pengambilan keputusan berdasarkan informasi untuk diri mereka sendiri, keluarga dan komunitas. Berita yang dibuat bisa mengenai perkembangan ilmiah, gejala dan perawatan, kebijakan dan prosedur pelayanan kesehatan sekitar, berita dan informasi komunitas lokal yang bermanfaat setiap hari.

Internews juga akan memberikan layanan konsultasi gratis kepada jurnalis mengenai proses peliputan dalam berbagai bahasa, termasuk Inggris, Spanyol, Prancis, Arab, dan Rusia. 

4. Africa-China Reporting Project (Africa)
The Africa-China Reporting Project juga menyediakan pendanaan untuk jurnalis dalam investigasi terkait Covid-19. Total pendanaan hingga 1.500 dollar atau sekitar Rp23,3 juta. Proyek ini diperuntukkan investigasi mengenai tanggapan dasar saat ini, kapasitas, keberhasilan/kegagalan, kekurangan, layanan dan kolaborasi di negara-negara Afrika, masyarakat, dan organisasi dalam menangani Covid-19. Proposal akan diterima hingga 30 April mendatang.

5. International Women’s Media Foundation (Global)
Dana Bantuan Jurnalisme IWMF terbuka untuk jurnalis yang mengidentifikasi wanita dalam kesulitan,jurnalis yang menghadapi kesulitan keuangan yang signifikan, kehilangan pekerjaan, baru-baru ini diberhentikan atau yang sangat membutuhkan bantuan. Dana yang disediakan hingga $ 2.000 per permintaan. Pertimbangan khusus akan diberikan berdasarkan kasus per kasus kepada yang memiliki kebutuhan keuangan lebih besar.

6. Meeden Microgrants for Covid-19 Media Work in Emerging Economies
Meedan Check Global mengeluarkan Covid-19 Microgrants, khusus ditujukan untuk kelompok yang bekerja di dalam konteks ekonomi berkembang (Afrika Utara / Asia Barat, Afrika, Amerika Latin, kawasan Asia-Pasifik). Besar pendanaan untuk individu 500 dollar (sekitar Rp 7,7 juta), organisasi hingga 2.000 dollar (sekitar Rp 31,1 juta), dan proyek kolaboratif dapat mengajukan hingga 2.500 dollar (sekitar Rp 38,9 juta).

7. Writers Emergency Assistance Fund (Global)
Dana hanya tersedia bagi penulis yang tidak dapat bekerja karena mereka saat ini sakit atau merawat seseorang yang sakit, bukan mereka yang kehilangan pekerjaan. Penulis yang mendaftar tidak harus tinggal di Amerika Serikat tetapi harus menyerahkan buku atau artikel yang ditulis dalam bahasa Inggris.

8. The Photographer Fund (Global)
Dana Fotografer yang disponsori oleh Format bertujuan untuk membantu para fotografer wiraswasta yang menghadapi kesulitan keuangan akibat Covid-19. Format adalah sebuah platform portofolio online yang dirancang untuk fotografer sebagai tempat menunjukkan hasil karya dan mempromosikan bisnis mereka. Bantuan tersedia hingga 500 dollar (sekitar Rp 7,7 juta) per orang.

9. Google (Global)
Global Journalism Emergency Relief Fund dibentuk untuk membantu organisasi berita berskala kecil dan menengah yang menghasilkan berita asli bagi masyarakat setempat. Pengajuan aplikasi akan ditutup pada 29 April pukul 11:59 malam. Aplikasi akan diproses secara bertahap sehingga pengiriman akan dilakukan sesegera mungkin. Pelamar yang memenuhi syarat harus memiliki kehadiran digital dan telah beroperasi setidaknya selama 12 bulan.

 Sumber : Haluan Media Group /  Editor : Agoes Embun
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Rabu, 03 Juni 2020 - 09:57:05 WIB

    Wah! Ada Tato Peta Indonesia di Tangan Pria Pendemo di AS, Asal-usul Pelaku Terkuak

    Wah! Ada Tato Peta Indonesia di Tangan Pria Pendemo di AS, Asal-usul Pelaku Terkuak HARIANHALUAN.COM – Salah satu foto pendemo memprotes kematian George Floyd di Amerika Serikat (AS) viral lantaran di tangan kanannya terdapat tato bergambar pulau di Indonesia. Dalam foto yang viral, pendemo itu tampak ikut.
  • Senin, 25 Mei 2020 - 20:27:32 WIB

    Wah! Donald Trump Larang Pelancong dari Brasil ke Amerika Serikat

    Wah! Donald Trump Larang Pelancong dari Brasil ke Amerika Serikat HARIANHALUAN.COM -- Presiden Amerika Serikat, Donald Trump mengaku berupaya maksimal mencegah masuknya virus Corona Covid-19 dari luar negeri. Salah satu upaya yang dilakukan adalah mencegah pelancong dari Brasil untuk masuk .
  • Jumat, 15 Mei 2020 - 07:18:22 WIB

    Wah! Jeff Bezos Bersiap Jadi Triliuner Pertama di Dunia

    Wah! Jeff Bezos Bersiap Jadi Triliuner Pertama di Dunia HarianHaluan.com - Daftar pengusaha yang mungkin dinobatkan menjadi triliuner selama masa hidup mereka, kini telah bertambah dengan munculnya nama pendiri Facebook Mark Zuckerberg, pendiri Alibaba Group Jack Ma, salah satu pe.
  • Senin, 04 Mei 2020 - 18:11:16 WIB

    Wah! Masjid Ini 'Dibelah' untuk Umat Muslim & Kristen

    Wah! Masjid Ini 'Dibelah' untuk Umat Muslim & Kristen JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Masjid Agung Cordoba - atau yang dalam sejarah disebut Masjid-Katedral Cordoba (Mosque-Cathedral of Córdoba), adalah bangunan sarat sejarah bagi dua agama dan budaya yang membentuk Andalusia: Isla.

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]