Batal Mudik, Refund Tiket Garuda Indonesia Tidak dengan Uang Tunai


Sabtu, 25 April 2020 - 07:32:59 WIB
Batal Mudik, Refund Tiket Garuda Indonesia Tidak dengan Uang Tunai Garuda Indonesia

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM -- Kebijakan pemerintah melarang mudik menyebabkan maskapai penerbangan menghentikan atau membatalkan jadwal penerbangan di dalam negeri atau domestik. Dengan membatalkan jadwal penerbangan tersebut juga berdampak terhadap pengembalian tiket atau refund bagi masyarakat yang sudah membeli tiket jauh hari sebelumnya.

Kebijakan pemerintah yang melarang mudik mulai tanggal 24 April hingga 31 Mei 2020. Dengan kebijakan tersebut, sejumlah rute penerbangan di dalam negeri hingga 31 Mei 2020 tersebut dibatalkan. Garuda Indonesia sebagai maskapai plat merah telah memutuskan untuk pengembalian tiket tidak dengan bentuk uang tunai.

Baca Juga : Menantu Nurhadi Akui Terima Rp35 Miliar dari Hiendra Soenjoto, Digunakan untuk Ini

Dikutip dari website resmi PT Garuda Indonesia, berikut cara refund tiket yang dipesan sebelum dan sampai dengan 31 Maret 2020 dengan waktu perjalanan dari 24 April - 31 Mei 2020. Penumpang dapat memilih untuk melakukan perubahan jadwal rute penerbangan sebanyak satu kali tanpa dikenakan biaya perubahan.

Apabila penumpang memilih untuk melakukan perubahan jadwal pada rute penerbangan yang sama dan pada kabin penerbangan yang sama sampai tanggal 30 Juni 2021 dapat dilakukan tanpa biaya tambahan. Sedangkan pada periode black out, dikenakan selisih harga dan pajak. Apabila penumpang memilih untuk melakukan perubahan rute penerbangan dapat dilakukan tanpa biaya tambahan untuk rute yang memiliki harga yang sama atau kurang dari harga rute awal. 
Jika terdapat kelebihan maka dikenakan selisih harga dan pajak. Apabila penumpang belum memiliki jadwal atau rute penerbangan baru yang pasti, penumpang diperbolehkan memperpanjang masa berlaku tiket sampai 30 Juni 2021. Setelah masa berlaku tiket diperpanjang sampai 30 Juni 2021, penumpang diperkenankan melakukan perubahan jadwal sebanyak 1 kali dengan tanggal perjalanan sampai 30 Juni 2021.

Baca Juga : KPK Mulai Periksa Saksi Kasus Cukai di Bintan Meski Tersangka Belum Diumumkan

Refund dimungkinkan dengan Travel Voucher yang dapat ditukarkan dengan tiket Garuda Indonesia untuk perjalanan sampai 30 Juni 2021 atau produk Garuda Indonesia lainnya. Penukaran Travel Voucher dapat dilakukan di kantor penjualan Garuda Indonesia. Khusus penerbangan code-share dengan Airline lain, reschedule harus menggunakan fare-class yang sama. Jika menggunakan fare-class yang berbeda, maka perbedaan harga berlaku (terdapat tambahan biaya).

Sementarai itu, Kementerian Perhubungan memberlakukan larangan terbang pesawat komersil selama masa larangan mudik. Bagi yang sudah terlanjur membeli tiket, maka Kemenhub menyebutkan bahwa maskapai penerbangan yang melakukan pengembalian tiket penumpangnya tidak wajib melakukannya dalam bentuk cash atau tunai.

Baca Juga : Tegas ke Pelanggar Prokes, Satpam BRI di Makassar Dapat Hadiah dari Polri

Penumpang yang melakukan pengembalian dana (refund) ini akan mendapatkan kupon yang nilainya akan disesuaikan dengan nilai tiket yang dibeli sebelumnya. "Kebijakan refund ini sudah diatur dalam Peraturan Menteri Nomor 185 Tahun 2015. Juklak dan juknisnya jelas. Itu urusan B2B penumpang dan airlines. Airlines tidak ada kewajiban mengembalikan uang cash tapi dalam bentuk voucher yang 100 persen sama nilainya dengan yang sudah dikeluarkan," kata Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub Novie Riyanto. (*)

Editor : Agoes Embun | Sumber : Haluan Media Group
TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]