Ngabuburit Tanpa Masker, Polisi Hentikan Puluhan Pengendara Motor di Pasaman


Senin, 27 April 2020 - 20:06:31 WIB
Ngabuburit Tanpa Masker, Polisi Hentikan Puluhan Pengendara Motor di Pasaman Kasat Lantas Polres Pasaman, AKP Bezaliel Mendrofa SH, saat menegur salah seorang pengendara sepeda motor yang tidak menggunakan masker secara benar, di kawasan depan Posko Taktis Ketupat Singgalang Covid-19 Tahun 2020, Pasar Lama Lubuksikaping, Senin(27/4/2020) kemarin. Istimewa

PASAMAN, HARIANHALUAN.COM -- Tak kurang sebanyak 40 pengendara sepeda motor terpaksa dihentikan petugas Satuan Lalulintas Kepolisian Resor (Polres) Pasaman saat melintasi ruas jalan utama kawasan Pasar Lama Lubuksikaping, Senin (27/4/2020). Sejumlah pengendara tersebut didominasi kalangan milenial yang berencana menghabiskan waktu menunggu waktu berbuka puasa atau ngabuburit.

Namun, mereka tidak mengenakan masker sebagaimana sudah diatur dalam Peraturan Menteri Kesehatan nomor 09 tahun 2020 tentang Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang mewajibkan masyarakat untuk menggunakan masker serta menjaga jarak aman. "Kami sudah melakukan imbauan terkait hal tersebut dalam upaya pemerintah memutus mata rantai penyebaran virus Covid-19," kata Kasat Lantas, AKP Bezaliel Mendrofa.

Menurutnya, penertiban itu dilaksanakan oleh para personel yang bertugas di posko taktis Operasi Ketupat Singgalang Covid-19 di kawasan pasar tersebut, yang merupakan salah satu titik awas terjadinya kerumunan orang akibat aktifitas berbelanja takjil dan kebutuhan pokok lainnya. Salah satunya adalah dengan menyuruh pulang semua masyarakat yang kedapatan tidak menggunakan masker saat berada di jalan atau di pasar tradisional.

Tindakan tersebut, lanjutnya, merupakan salah satu bidang tugas yang diembankan kepada institusi Polri yang diberikan kewenangan dalam menegakkan aturan standar protokol kesehatan dalam status PSBB, seperti membubarkan segala bentuk kegiatan yang dinilai berpotensi menimbulkan peluang bertambahnya masyarakat yang terinfeksi virus pandemi dunia itu.

"Kami menyesalkan dengan masih adanya masyarakat yang mengabaikan imbauan dan larangan pemerintah, padahal itu semua diberlakukan untuk menjaga keselamatan setiap orang agar tidak terjangkit virus Covid-19," ucapnya.

Terkait masih rendahnya tingkat kepatuhan masyarakat di daerah itu, Koordinator Komunikasi Publik Gugus Tugas Penanganan Penyebaran Covid-19 Pasaman, William Hutabarat, mengatakan pihaknya sudah menyalurkan segala bentuk sosialisasi, imbauan dan informasi tentang Pembatasan Sosial Berskala Besar yang sudah diberlakukan pihak Pemerintah Provinsi Sumatera Barat itu.

"Satu-satunya jalan untuk memutus mata rantai penyebaran adalah dengan tetap berdiam diri dirumah dan gunakan masker jika harus bepergian dan itupun hanya untuk memenuhi kebutuhan pokok saja," sebutnya.

Terpisah, Kapolres Pasaman, AKBP Hendri Yahya SE, mengungkapkan pihaknya sudah menyiapkan seluruh instrumen kekuatan personel urai massa jika sewaktu-waktu dibutuhkan.

"Kami tidak main-main dalam melaksanakan tanggung jawab ini, jika memang dibutuhkan tindakan penegakan hukum dalam membina rasa kedisiplinan masyarakat maka akan kami lakukan demi mencegah semakin meluasnya penyebaran virus pandemi Covid-19, khususnya di wilayah hukum Polres Pasaman," tegasnya. (*)

Reporter : Rully Firmansyah /  Editor : Agoes Embun
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]