Tagar #UnandJanganPelit Trending Twitter, Begini Respon WR IV Unand


Selasa, 28 April 2020 - 16:15:28 WIB
Tagar #UnandJanganPelit Trending Twitter, Begini Respon WR IV Unand Wakil Rektor (WR) IV Unand Hefrizal Handra. Foto: Profil WhatsApp

PADANG, HARIANHALUAN.COM -- Universitas Andalas (Unand) menjadi perbincangan publik karena tagar #UnandJanganPelit trending topic di Twitter. Tagar ini digelorakan oleh sejumlah mahasiswa Unand dan mendapatkan beragam tanggapan dari netizen. Tagar #UnandJanganPelit menjadi trending pada Selasa, 28 April 2020.

Tagar #UnandJanganPelit merupakan respons atas dikeluarkannya kebijakan kampus terkait pemberian kuota gratis kepada mahasiswa penerima Bidikmisi, serta penerima biaya UKT level 1 dan 2. Warganet pun mengklaim Unand sebagai kampus yang pelit karena menyalurkan kuota gratis kepada mahasiswa tertentu saja.

Menanggapi ramainya cuitan bertagar #UnandJanganPelit, Wakil Rektor (WR) IV Unand Hefrizal Handra, angkat bicara. Hefrizal mengaku tak mempermasalahkan tentang sikap mahasiswa yang menuding Unand sebagai kampus pelit. Pasalnya, hal itu merupakan hak mahasiswa dalam menyampaikan aspirasi mereka.

"Mahasiswa sah-sah saja menyalurkan aspirasinya, dan mengatakan Unand pelit. Tidak ada masalah, kalau bagi kita menganggapnya biasa saja," ujar Hefrizal.

Namun Hefrizal menegaskan, bahwa untuk mencairkan keuangan negara tidak semudah membalikkan telapak tangan. Harus sesuai proses dan mekanisme. Apalagi di tengah penyebaran virus Corona atau Covid-19, Unand memiliki kemampuan keuangan yang terbatas.

"Kalau kita universitas dalam kondisi yang seperti sekarang memiliki kemampuan keuangan yang terbatas. Jadi kalau memang kita dikatakan pelit ya diterima. Karena kita juga sudah melakukan banyak hal untuk memberikan fasilitas kepada mahasiswa," tukas Hefrizal.

Seperti diketahui, di Twitter sedang trending #UnandJanganPelit karena mahasiswa Unand merasa pembagian kuota internet gratis tidak merata dan hanya untuk mahasiswa dengan UKT level 1. Di Instagram @infounand pun juga informasikan untuk 'Ngetrending Bareng'.

Di beberapa ciutan di Twitter tersebut mahasiswa mengkritik pihak kampus. Seperti @boleank19 "Universitas Andalas itu ada bagus ada jeleknya: Bagusnya gedung rektoratnya, perpustakaannya, cewe2nya. Jeleknya: JALANNYA macam t**, GEDUNG KULIAHnya yg kalo setan aja kepanasan, SAMA PENDENGARAN REKTORnya itu jelek sekali #UnandJanganPelit".

Kemudian dari akun @elsawidiafitri," Kapan sila ke 5 akan diterapkan? Tidak semua mahasiswa non BM itu mampu! Tidak semua mahasiswa UKT tinggi itu kaya! Bukannya kami dibantu malah kami dibiarkan sengsara. Bantuan ada tapi bukan untuk semua mahasiswa #UnandJanganPelit".

Di keterangannya, mahasiswa Unand beramai-ramai nge-tweet pada tanggal 27 April pukul 22.00 WIB dan mencapai trending topik di Twitter. (*)

Reporter : Milna Miana /  Editor : Milna Miana
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Sabtu, 29 April 2017 - 21:07:32 WIB

    Jadi Trending Topic, Muncul Tagar #DukungUnandTolakLGBT

    Jadi Trending Topic, Muncul Tagar #DukungUnandTolakLGBT PADANG, HARIANHALUAN.COM—Adanya formulir pernyataan larangan dan sangsi bagi kaum Lesbian, Gay, Biseksual, Transgender (LGBT) untuk mahasiswa baru Universitas Andalas membuat heboh netizen. Bahkan menjadi trending topic di .
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]