Pelesir ke Pyramiden, 'Kota Hantu' di Kutub Utara


Kamis, 30 April 2020 - 23:33:29 WIB
Pelesir ke Pyramiden, 'Kota Hantu' di Kutub Utara Ilustrasi

SVALBARD, HARIANHALUAN.COM - Pulau Svalbard berada 1.000 km dari Kutub Utara. Ini membuat Svalbald masuk dalam lingkar Kutub Utara. Rupanya di sana ada 'kota hantu' juga!

Kota hantu ini bernama Pyramiden. Namanya diberikan karena wilayah tersebut berbentuk seperti piramida. Pyramiden didirikan oleh Swedia pada tahun 1910 dan dijual kepada Uni Soviet pada tahun 1927. Namun pada tahun 1980an, Pyramiden berkembang menjadi wilayah pertambangan.

Pertambangan ini menjadi milik Rusia dan dikelola oleh Trust Arktikugol. Pyramiden resmi menjadi tambang batu bara yang menjanjikan.

Kota ini berkembang dengan sangat pesat. Banyak orang yang pindah ke Pyramiden dan berkerja di sana. Pyramiden bahkan memiliki populasi lebih dari 1.000 orang pada saat itu.

Setelah 53 tahun beroperasi, wilayah pertambangan ini harus ditutup karena harga batu bara sudah jatuh. Pemilik tambang pun kesulitan untuk membayar gaji.

Tak hanya itu, bencana udara yang terjadi di Operafjellet, Rusia juga merenggut nyawa 141 orang yang berkontribusi dalam perusahaan tambang. Ketika tambang ini ditutup, semua penduduknya meninggalkan barang-barangnya. Sehingga semua bangunan masih sama seperti dulu kala.

Kini Pyramiden dihuni oleh 8 orang saja. Mereka bekerja di hotel dan menjadi pemandu wisata di musim panas. Para pemandu juga bertugas untuk memelihara bangunan dan memeriksa generator listrik.

Pyramiden kini menjadi obyek wisata dan dikelola oleh Pemda Svalbard. Julukan Kota Hantu diberikan bukan karena seram, tapi karena tak berpenduduk.

Kota Hantu ini masih menyisakan kejayaan Uni Soviet yang dulu berkuasa. Ada berbagai fasilitas yang bisa ditemui di kota tambang ini, sebut saja pom bensin, rumah kaca, kandang sapi, sekolah, taman kanak-kanak, hotel dan restoran.

Sebagian besar bangunan di Pyramiden masih dalam keadaan yang cukup bagus. Dulu rumputnya saja diimpor dari Siberia, lo!

Wisatan yang ingin merasakan kota hantu plus mengetahui suasana Uni Soviet saat itu, bisa datang ke sini dan menginap di Pyramiden Hotel saat waban pandemi Corona berlalu ya. Selalu ingat untuk membawa uang tunai, karena tak ada pembayaran kartu kredit di sini.(*)

 Sumber : detik.com /  Editor : Nova Anggraini
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]